Klinik Mata Jakarta – Dalam waktu kurang lebih satu minggu setelah operasi, sebagian besar pasien sudah memiliki penglihatan yang cukup baik, meskipun proses pemulihan setiap pasien berbeda-beda. Anda mungkin bertanya-tanya, “Apakah normal jika penglihatan masih buram setelah operasi?” ketika Anda menjalani masa pemulihan setelah LASIK. Ya, itulah jawabannya. Setelah LASIK, penglihatan buram memang harus diantisipasi.
Berapa lama Anda harus mengantisipasi penglihatan buram setelah operasi koreksi penglihatan? Setelah LASIK, berapa lama penglihatan saya akan buram? “Berapa hari setelah LASIK untuk penglihatan yang jelas?” adalah pertanyaan yang diajukan. Meskipun bervariasi dari orang ke orang, kebanyakan dokter akan mengatakan bahwa hal itu bisa memakan waktu hingga seminggu.
Alasan Mengapa Penglihatan Anda Mungkin Buram
Apakah penglihatan buram umum terjadi setelah LASIK? Tentu saja! Setelah LASIK, penglihatan buram seringkali merupakan tanda adanya masalah lain di mata, bukan akibat negatif dari prosedur itu sendiri. Berikut beberapa contoh masalah penglihatan yang dapat menyebabkan penglihatan buram.
Katarak
Proses penuaan alami mata tidak dihentikan oleh operasi koreksi LASIK. Katarak ditandai dengan penguningan lensa kristalin di dalam mata dan biasanya berkembang seiring penuaan. Pada LASIK, kornea dibentuk ulang tanpa mempengaruhi lensa. Akibatnya, katarak yang sudah ada sebelum operasi akan tetap ada setelah prosedur. Penglihatan buram akibat katarak bukanlah efek samping maupun akibat dari operasi. Meskipun katarak jarang terjadi pada orang muda, katarak jauh lebih mungkin terjadi pada orang tua.
Kesalahan Refraksi
Miopia (rabun jauh), hiperopia (rabun dekat), dan astigmatisme adalah contoh kelainan refraksi pada mata yang dapat diperbaiki dengan LASIK. Penting untuk memastikan stabilitas penglihatan Anda sebelum operasi karena LASIK tidak menghentikan proses penuaan alami mata. Mungkin ada sisa miopia setelah operasi jika Anda menderita miopia sebelum prosedur dan mengalami penglihatan buram. Hal ini menunjukkan bahwa koreksi yang dilakukan tidak memadai.
Di sisi lain, jika Anda menderita hiperopia sebelum operasi dan mengalami overcorrection, Anda dapat mengalami penglihatan jarak jauh yang buram setelah LASIK karena Anda menjadi miopia. Overcorrection dan undercorrection adalah efek samping yang jarang terjadi pada LASIK dan seringkali dapat diatasi dengan perawatan lanjutan.
Baca Juga: Mata Cepat Lelah? Ini Perbedaan Rabun Jauh dan Rabun Dekat yang Wajib Diketahui
Presbiopia
“Dekat, jauh, atau keduanya?” adalah pertanyaan pertama yang akan diajukan dokter Anda jika Anda melaporkan penglihatan buram setelah operasi LASIK. Jika penglihatan Anda hanya buram saat melihat objek dekat, hal ini mungkin disebabkan oleh presbiopi daripada efek samping atau komplikasi LASIK. Seiring bertambahnya usia, lensa kristalin di dalam mata menjadi kurang fleksibel, yang menyebabkan presbiopi.
Hal ini membuat orang lanjut usia kesulitan fokus pada benda dekat dan memerlukan kacamata baca. Setelah mencapai usia pertengahan 40-an, Anda tetap memerlukan kacamata baca untuk melihat dekat, meskipun kedua mata Anda telah dikoreksi untuk penglihatan jarak jauh dengan LASIK. Anda tidak akan dapat membaca tanpa kacamata jarak jauh. Dengan LASIK, penglihatan Anda dikoreksi seolah-olah Anda mengenakan kacamata jarak jauh sepanjang waktu.
Mata Kering
Salah satu efek samping paling umum dari LASIK adalah mata kering, yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan. Mengedipkan mata secara sering dapat membantu mengatasi kabut penglihatan ini. Anda mungkin bertanya-tanya berapa lama kabut penglihatan akan berlangsung jika mengalami mata kering setelah LASIK. Seberapa intensif Anda menangani kekeringan tersebut akan menentukan hal itu. Untuk mengatasi masalah ini, dokter Anda dapat menyarankan sumbat punctal, tetes mata buatan, atau perawatan di klinik.
Apakah Anda dan keluarga membutuhkan layanan kesehatan mata? Segera kunjungi Vio Optical Clinic. VIO Optical Clinic adalah Eyecare yang profesional dan juga terpercaya yang selalu ada untuk membantu Anda dan keluarga meningkatkan kualitas penglihatan menjadi lebih baik melalui layanan Vision Therapy, salah satunya adalah terapi Ortho K (Orthokeratology) untuk terapi pengobatan dan mengurangi tingkat minus seseorang yang mengalami mata minus atau rabun jauh.
VIO Optical Clinic sudah didirikan sejak tahun 2013 terletak di Harapan Indah dan Grand Galaxy City – Bekasi dan berada di bawah naungan Dokter Optometri lulusan Cebu Doctor University Phillipine yang berpengalaman. Selain itu, juga mendapatkan sertifikasi oleh Fellow American Academy of Optometry (FAAO) serta memiliki spesialisasi di bidang Vision Therapy (Terapi Penglihatan) yang memiliki kualitas skala internasional. Tidak hanya Dokter Optometri, VIO Optical Clinic juga bekerja sama dengan para Dokter Spesialis Mata yang juga siap membantu Anda dan keluarga untuk menangani berbagai permasalahan pada mata.
VIO Optical Clinic juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh dengan peralatan medis canggih yang lengkap. Jadi, percayakan kesehatan mata Anda dan/ keluarga bersama layanan kesehatan mata dari Vio Optical Clinic. Dan jangan lupa kunjungi juga channel kami VIO OPTICAL Clinic untuk melihat lebih dekat profesionalitas kami dalam perawatan kesehatan mata keluarga Indonesia.



