Terapi Mata Minus – Mata minus atau rabun jauh adalah kelainan mata di mana penderitanya dapat melihat objek dengan jelas dari jarak dekat, tetapi terlihat kabur dari kejauhan. Kelainan mata ini cukup umum terjadi, dan dialami oleh banyak orang. Bahkan tidak sedikit orang yang tidak langsung menyadarinya, karena benda yang ada di sekitarnya tidak kabur. Membaca buku mungkin terlihat baik-baik saja bagi penderita rabun jauh, tetapi tanda atau plakat yang berada di kejauhan tidak begitu jelas untuk dilihat. Untuk kasus mata minus, dibutuhkan lensa korektif guna membantu penglihatan yang lebih jelas.

Ketahui Kondisi Mata Minus

Mata rabun atau minus memiliki bola mata yang lebih panjang dari mata normal pada umumnya. Hal tersebut akan memengaruhi fokus sinar cahaya yang dibiaskan, dimana cahaya akan berada di depan retina. Akibat kesalahan bias tersebut, gambar objek yang dilihat di kejauhan akan terlihat buram. Sinar cahaya dari titik terdekat masih dapat tergambar dengan tajam di retina. Karena mata minus dapat melihat lebih baik dari jarak dekat daripada jarak jauh, maka kondisi ini juga disebut dengan rabun jauh. Kondisi mata minus sering berkembang di antara usia 10 dan 25 tahun.

Mata minus (rabun jauh) adalah kelainan mata di mana Anda kesulitan melihat sesuatu dengan jelas dari kejauhan. Misalnya, mengendarai mobil, menonton TV, dan melihat papan tulis menyebabkan masalah. Mengenakan kacamata atau lensa kontak negatif dapat memperbaikinya.  Membaca biasanya tidak menjadi masalah bagi orang yang rabun jauh, kecuali jika penyimpangan matanya besar. Mata minus biasa terjadi baik untuk orang dewasa maupun anak-anak. Ini bukanlah penyakit, melainkan suatu kelainan yang terjadi pada pembiasan cahaya di mata.

Apa Penyebab Mata Minus?

Pada penderita mata minus bola mata relatif terlalu panjang untuk gaya pembiasan kornea dan lensa mata. Panjang fokus lensa mata terlalu pendek dan sinar cahaya yang sampai ke mata tidak dibiaskan dengan benar, sehingga titik fokusnya ada di depan retina. Ada indikasi bahwa mata minus adalah faktor keturunan. Namun, kebiasaan yang kurang baik dalam jangka panjang juga bisa menjadi penyebabnya. Misalnya seperti bermain gadget terlalu lama, membaca dengan pencahayaan kurang, terlalu sering berada di dalam ruang dan lain sebagainya.

Baca Juga: Masalah Visual yang Membutuhkan Vision Therapy

Jika Anda mengalami mata minus, diperlukan perhatian khusus pada tanda-tanda awal mata minus progresif pada anak-anak Anda. Penting untuk memeriksakan mata mereka secara teratur karena mata minus biasanya dimulai pada masa kanak-kanak. Banyak anak dengan mata minus yang mengembangkan kondisinya di usia muda. Bahkan kondisinya bisa semakin buruk setiap tahunnya. Dibutuhkan sosialisasi yang baik agar anak-anak terhindar dari risiko mata minus. Seperti membaca berjam-jam, berada di depan komputer atau berada dalam cahaya redup membuat mata Anda lelah. Kondisi mata lelah bisa memicu munculnya risiko mata minus.

Pengobatan untuk Mata Minus

kacamata minus merupakan salah satu cara untuk mengoreksi penglihatan kabur di kejauhan bagi penderita mata minus. Jika Anda berusia di atas 40 tahun, Anda mungkin memerlukan lensa multifokal agar Anda dapat melihat dengan jelas objek yang jauh dan dekat, seperti koran pagi. Banyak yang memilih lensa kontak untuk mata minus. Ada lensa yang bisa memperbaiki rabun dekat dan rabun dekat seperti orthokeratology. Jika Anda menjalani kehidupan yang aktif dan melakukan banyak olahraga atau lebih suka memakai lensa kontak daripada kacamata, diskusikan terlebih dulu dengan dokter mata.

Vio Optical merupakan klinik mata terpercaya yang menghadirkan pelayanan kesehatan mata terlengkap dengan alat canggih serta staff professional. Anda dapat memperoleh terapi mata minus seperti ortho-k, kacamata, ataupun kontak lens yang sesuai dengan kondisi anda. Pemeriksaan lengkap meliputi screening retina, screening, katarak dan screening glukoma. Segera dapatkan pelayanan kesehatan mata terpercaya dan lengkap bersama Vio Optical Clinic.