Klinik Mata Bekasi – Ketika berkendara di malam hari mungkin Anda kerap merasakan pandangan yang sensitif terhadap cahaya sehingga mengganggu konsentrasi di jalanan. Mata yang sensitif terhadap pencahayaan di malam hari kala berkendara disebut juga, sebagai mata silau atau dalam medis dikenal dengan gangguan halo.

Kondisi cahaya ketika malam memang tidak seterang siang, di mana langit sudah mulai gelap. Pencahayaan dibantu oleh sinar-sinar lampu sehingga menyebabkan tidak jarang cahaya yang masuk ke mata lebih besar dari kemampuan mata untuk menampung cahaya tersebut. Inilah kenapa terjadi pandangan mata silau.

Untuk Anda yang berkendara dengan mobil, sebenarnya kendaraan ini dilengkapi dengan cermin antisilau otomatis. Jangan menyepelekan efek dari mata silau ini karena salah-salah Anda bisa mengalami berbagai gangguan, seperti pandangan yang tidak nyaman sampai gangguan mata cacat.

Berbagai Gejala Mata Silau

Penyebab mata silau sebenarnya sangat lumrah apabila Anda sudah melakukan operasi lasik, namun efek tersebut akan hilang dengan sendirinya. Tapi, apabila silau terus dialami dengan waktu berkepanjangan, maka sebaiknya segera konsultasikan permasalahan pada mata Anda ke dokter.

Ketika mengalami mata silau Anda akan melihat lingkaran cahaya yang melingkupi sumber cahaya itu sendiri. Gejala mata silau sendiri bisa disebabkan oleh berbagai faktor, bisa karena fluktuasi kecerahan cahaya. Kalau sebabnya karena hal tersebut, tidak lain gejala yang ditimbulkan adalah silau tidak nyaman. Ketika tidak nyaman saat berkendara tentu risikonya bisa mengakibatkan banyak kecelakaan.

Baca juga : Terapi Amblyopia di VIO Optical Clinic 519

Ada lagi jenis gangguan mata silau lainnya yang mengganggu ketika berkendara, yakni silau menyelubungi. Kondisi seperti ini biasanya disebabkan oleh faktor lebih serius, yakni katarak, di mana mata tidak bisa melihat dengan jelas. Kondisi mata yang tidak sehat tentu membuat penglihatan kabur.

Terakhir, gejala silau pada mata yang bisa dirasakan ketika berkendara di malam hari adalah silau yang membutakan. Kebutaan ini tentunya tidak terjadi permanen, namun sementara saja setelah datangnya cahaya berlebih ke dalam mata. Sayangnya, hal seperti ini akan sangat mengganggu saat berkendara. Sebab bukan hanya berkaitan dengan keselamatan Anda, namun juga berkenaan dengan orang lainnya.

Solusi Mata Silau Saat Berkendara Malam Hari

Saat berkendara, tentu tidak nyaman kalau Anda tiba-tiba merasakan terlalu banyak cahaya yang masuk sehingga sulit berkonsentrasi. Kondisi lalu lintas yang macet tidak semestinya ditambah pula dengan kondisi fisik Anda yang kurang memadai. Untuk pencegahan mata silau di jalan ketika malam hari, sebaiknya Anda menggunakan tetes mata sebelum mengendarai motor, jangan lupa juga pasang helm.

Jangan sepelekan fungsi helm karena benda tersebut bisa menghalau datangnya debu ke mata Anda. Tapi, kalau pun helm Anda tidak dilengkapi visor, Anda tetap bisa berkendara dengan aman serta nyaman kalau menggunakan kacamata. Hal ini penting diterapkan, bukan demi gaya, tapi keselamatan.

Menggunakan helm full face juga merupakan solusi terbaik yang bisa Anda aplikasikan ketika berkendara di malam hari. Fungsi helm bukan hanya untuk melindungi kepala dari panas cahaya matahari, namun juga melindungi kepala dari berbagai kemungkinan yang bisa saja terjadi di jalanan.

Jangan karena alasan mengawasi jalanan, sampai Anda jarang bahkan tidak berkedip kala berkendara. Untuk membuat mata tetap sehat dan lembab, apalagi di tengah terpaan angin malam, seyogyanya Anda berkedip dengan normal. Hal ini membantu mata untuk terhindar dari kekeringan. Jangan ragu juga untuk sejenak beristirahat jika mata terasa begitu lelah, sekaligus mengistirahatkan badan.