Klinik Mata BekasiJika Anda menyaksikan satu benda namun terlihat sebagai dua benda, Anda bisa saja mengalami penglihatan ganda atau bahasa medisnya disebut diplopia. Benda tersebut sanggup keluar saling berdampingan, satu di atas yang lain, ataupun kombinasi berasal dari keduanya. Lantas, apa penyebab diplopia? Baca tetap untuk mengetahuinya.

Apa itu diplopia?
Diplopia adalah suatu problem penglihatan di mana pasien dapat menyaksikan dua gambar berasal dari satu objek yang berdekatan (penglihatan ganda). Kondisi ini wajib dianggap sebagai situasi yang serius, dikarenakan lebih dari satu penyebab butuh diagnosis dan juga pengobatan segera.

Dalam lebih dari satu kasus, penglihatan pasien bisa lebih membaik jikalau pasien mengarahkan objek mendekati atau menjauhkan wajahnya, menyipitkan mata, atau tingkatkan cahaya didalam ruangan. Namun, tidak lebih dari satu orang yang tidak sanggup melakukan perbaikan penglihatan mereka.

Diplopia di bagi jadi dua jenis, yaitu:

Diplopia monokular. Gangguan penglihatan ganda yang cuma berlangsung terhadap satu mata. Kondisi dapat tetap berlanjut apalagi sementara mata yang normal tertutup.

Baca Juga : 12 Kondisi yang Memerlukan Obat Tetes Mata

Diplopia binokular. Gangguan penglihatan ganda yang berlangsung terhadap ke-2 mata.
Kedua jenis diplopia tersebut sanggup berbentuk sementara, tersedia termasuk yang berbentuk permanen, seutuhnya terkait berasal dari penyebabnya.

Penyebab diplopia monocular
Beberapa situasi yang sanggup jadi penyebab diplopia monocular, di antaranya:

  • Astigmatisme – Kelengkungan abnormal permukaan depan kornea.
  • Keratoconus – Kornea secara bertahap jadi tipis dan berbentuk kerucut.
  • Pterygium – Kondisi di mana tumbuhnya selaput lendir tipis yang menutupi bagian putih terhadap bola mata. Kondisi ini sanggup berlangsung terhadap tidak benar satu ataupun ke-2 mata sekaligus. Bahkan, kalau tidak langsung ditangani, penebalan sanggup meluas sampai ke bagian kornea mata sehingga sanggup mengganggu penglihatan penderitanya.
  • Katarak – Lensa secara bertahap jadi tidak transparan atau keluar berawan. Katarak merupakan situasi mata yang kerap berlangsung dan umumnya berlangsung terhadap laki-laki dan perempuan berusia lanjut. Selain itu, faktor risiko termasuk sanggup berlangsung kalau seseorang mengalami trauma mata atau diabetes jangka panjang, merokok, memanfaatkan obat steroid atau menjalani perawatan radiasi.
  • Dislokasi lensa – Kondisi di mana lensa bergerak, bergeser, atau berubah tidak terhadap tempatnya. Hal ini sanggup disebabkan oleh trauma terhadap mata atau situasi yang dikenal dengan sindrom Marfan.
  • Kelopak mata bengkak – Kondisi ini sanggup menekan bagian depan mata yang sebabkan ketidaknyamanan penglihatan
  • Mata kering – Kondisi di mana mata Anda tidak menghasilkan memadai air mata.
    Adanya persoalan di bagian retina – Penglihatan ganda termasuk sanggup berlangsung jikalau permukaan retina tidak mulus sempurna, yang sanggup berlangsung akibat berasal dari bermacam penyebab.
    Penyebab diplopia binocular

Beberapa situasi yang sanggup jadi penyebab diplopia binocular, di antaranya:

  • Diabetes – Penyakit ini sanggup mengakibatkan persoalan terhadap saraf yang mengendalikan gerakan otot mata. Terkadang perihal ini sanggup berlangsung sebelum akan orang tersebut paham bahwa ia menderita diabetes.
  • Myasthenia gravis – Ini adalah penyakit neuromuskular parah yang sebabkan otot-otot tubuh gampang capek dan jadi lemah. Hal ini berlangsung dikarenakan proses kekebalan tubuh seseorang mengalami kelainan sehingga menyerang jaringan dan saraf yang sehat terhadap tubuh.
  • Penyakit Graves – Kondisi ini adalah tidak benar satu jenis problem terhadap proses imun tubuh yang jadi penyebab paling umum hipertiroidisme – kelebahan hormon tidroid. Tiroid adalah kelenjar endokrin yang memiliki peran penting dan terdapat di leher di mana hormon tiroid diproduksi untuk mengontrol aktivitas tubuh.
    Trauma terhadap otot mata – Otot rongga mata sanggup terluka akibat dikarenakan trauma akibat cedera atau patah tulang di sekitar rongga mata.