Setiap orang pasti ingin memiliki mata yang sehat. Namun terkadang ada keadaan membuat mata memiliki masalah, seperti rabun jauh (mata minus), rabun dekat (mata plus) dan astigmatisma (mata silinder). Untuk mengatasinya, banyak orang menggunakan kaca mata atau lensa kontak. Masalah pada mata memang cukup mengganggu. sebab mata adalah alat vital manusia.

Orang-orang yang memiliki masalah pada mata mereka tentu ingin sembuh. Kebanyakan solusi atas kesembuhan tersebut adalah operasi. Namun kini, kamu bisa melakukan terapi mata minus atau yang dikenal sebagai Terapi Orthokeratology (Ortho-K) yang dapat membuat kamu memiliki mata normal kembali tanpa operasi.

Anda ingin  tahu informasi tentang Terapi Mata Minus (Ortho K) lebih lanjut?

 

Ortho K lineOrtho K WA

 

 

 

 

Mungkin sebagian dari kamu baru mendengar istilah ini. Mari kita membahasnya lebih jauh:

Hal yang perlu Kamu ketahui tentang Terapi Mata Minus (Ortho-K)

  1. Apakah yang dimaksud dengan Terapi Orthokeratology (Ortho K)

Ortho K merupakan singkatan dari Orthokeratology. Ini merupakan sebuah metode yang dilakukan untuk mengoreksi kelainan penglihatan. Caranya adalah dengan membentuk ulang struktur kornea. Pembentukan ulang kornea ini dilakukan dengan menggunakan lensa kontak RGP (Rigid Gas Permeable). Lensa kontak khusus ini nantinya akan berpengaruh pada struktur bentuk kornea. Metode yang satu ini sudah ada sejak jaman dulu, hanya saja memang belum terlalu dikenal. Seiring dengan berkembangnya jaman, Ortho-K pun ditingkatkan ke versi yang lebih baik lagi. Dimana lensa kontak ini dilengkapi dengan selaput udara sehingga memudahkan oksigen untuk masuk ke dalam mata.

Terapi Ortho-K biasanya digunakan untuk dua tujuan. Tujuan yang pertama adalah memperbaiki kelainan refraksi. Umumnya untuk menurunkan ukuran mata minus atau mata silinder seseorang. Tujuan yang kedua adalah untuk menghambat perkembangan miopi (mata minus / rabun jauh) di masa kanak-kanak. Dengan begitu Ortho-K dapat menjadi solusi untuk pengobatan mata minus pada anak.

  1. Siapa saja yang bisa menggunakan Orthokeratology?

Ortho K digunakan untuk mengoreksi mata minus dan silinder. Secara umum, kelainan refraksi seperti mata minus atau silinder itu adalah kondisi yang bisa diatasi dengan menggunakan kacamata, lensa kontak, ataupun operasi LASIK. Nah, terapi Orthokeratology adalah cara alternatif untuk menurunkan mata minus dan silinder bahkan digunakan untuk mereka yang ingin sekali lepas kacamata atau mereka yang tidak mau menggunakan lensa kontak sepanjang hari.

Terapi Orthokeratology sangat direkomendasikan untuk mengoreksi penglihatan pada anak-anak. Pertumbuhan penglihatan pada anak-anak itu masih bisa berubah-ubah hingga pada usia 20 tahun. Metode untuk menurunkan mata minus seperti LASIK tidak disarankan untuk anak-anak sampai penglihatan mereka stabil. Sehingga Terapi Orthokeratology sangat cocok untuk menurunkan mata minus dan atau  membantu untuk menghambat pertumbuhan minus pada anak.

  1. Bagaimana cara Orthokeratology bekerja?

Kornea merupakan lapisan bening pada permukaan mata yang berbentuk seperti kubah yang memfokuskan cahaya ke retina dan bertanggung jawab pada kemampuan mata untuk fokus. Lapisannya bersifat sangat fleksibel.

Pada pemeriksaan di VIO Optical Clinic, dr. Andri Agus Syah akan melakukan pemeriksaan pemetaan kornea dengan alat Corneal Topography lalu mendesain secara khusus lensa kontak Ortho-K nya yang sesuai dengan bentuk kornea mata pasien. Pemetaan kornea dibuat dengan memantulkan cahaya dari permukaan mata. Mesin Corneal Topography tidak akan menyentuh mata pasien, sehingga tidak akan menimbulkan rasa sakit pada saat pemeriksaan berlangsung. Pemetaan kornea dengan Corneal topography ini akan menunjukan pada dokter bagaimana bentuk kornea pasien.

Lensa Ortho-K bekerja dengan memipihkan atau meratakan bagian tengah kornea, mengubah cahaya yang bengkok saat memasuki mata. Terapi ini dilakukan saat malam hari atau tidur dan bisa dilepas saat bangun dan beraktivitas pada siang harinya. Jenis lensa kontak ini adalah Rigid Gas Permeable (RGP) yang bersifat cukup kuat untuk membentuk ulang kornea namun dilengkapi dengan selaput udara sehingga memudahkan oksigen untuk masuk ke mata dan tidak membuat para pengguna terapi ini merah matanya atau dengan kata lain mata anda tetap terjaga kesehatannya meskipun Anda menggunakan lensa kontak Ortho K saat tidur.

Anda ingin  tahu informasi tentang Terapi Mata Minus (Ortho-K) lebih lanjut?

 

Ortho K lineOrtho K WA

 

 

 

 

Saat lensa kontak ini dilepas, bentuk korneanya akan tetap pipih dan Anda tidak perlu kacamata lagi. Namun sangat dianjurkan untuk pengguna terapi agar selalu rutin menggunakan lensa kontak ini setiap malam sampai ukurannya stabil. Studi menunjukan bahwa meskipun Anda menggunakan LASIK sekalipun, mata minus bisa balik lagi ke ukuran semula. Lain halnya jika Anda menggunakan Orthokeratology, meskipun ukurannya bisa balik lagi, jika Anda pakai rutin makan ukuran Anda akan tetap stabil.

Diperlukan waktu dua minggu atau lebih untuk mencapai koreksi penglihatan maksimum dari Terapi Orthokeratology, meskipun beberapa orang mengalami peningkatan penglihatan yang signifikan dalam beberapa hari. Dalam studi klinis lensa ortho-k yang disetujui Food and Drug Administration, sebagian besar pasien mencapai penglihatan 20/40 atau lebih baik.

Pada awal-awal terapi, mungkin Anda merasakan sesuatu yang mengganjal saat tidur. Anda hanya memerlukan waktu beberapa hari untuk beradaptasi menggunakan lensa kontak ini sampai Anda merasa terbiasa.

  1. Bagaimana Efek dari Terapi Ortho-K?

Efek dari Terapi mata minus alami ini cukup panjang. Anda bisa melihat dengan baik tanpa kacamata ataupun lensa kontak seharian penuh atau bahkan sampai dua hari dan lebih lama dari itu. Untuk hasil lebih maksimal, Anda perlu menggunakan lensa Ortho-K setiap malam.

Pemakaian Ortho-K ini tidak bisa sembarangan dan harus sesuai dengan resep dokter. Terlebih lensa Ortho-K tidak dijual secara umum karena lensa kontak yang akan didapat masing-masing pasien berbeda. Sebelum menggunakan lensa Ortho-K, banyak proses pemeriksaan yang harus dilewati, seperti pemeriksaan mata dengan alat Corneal Topography untuk mengecek kornea dan pemeriksaan kelainan dari refraksi yang diderita oleh pasien. Di VIO Optical Clinic, proses ini disebut dengan Screening Awal Terapi Ortho-K. Hal ini membuat masing-masing dari pasien akan mendapatkan ukuran lensa kontak yang berbeda sesuai dengan keadaan mata pasien.

  1. Apakah Orthokeratology aman?

Pada umumnya penggunaan lensa kontak itu memiliki resiko untuk bisa terkontaminasi dengan bakteri sehingga bisa saja mengakibatkan iritasi dan infeksi jika tidak mengikuti rekomendasi dari dokter mata.

Lensa kontak ini 100% aman digunakan untuk para kandidat Terapi Ortho-K karena sudah disetujui dan diakui oleh FDA atau Food and Drug Association. Sudah banyak pasien yang melakukan terapi mata minus ini di VIO Optical Clinic. Terapi Ortho-K merupakan metode menurunkan mata minus terbaik selain melakukan operasi LASIK dan sangat bisa digunakan untuk anak-anak.

Dimanakah Anda bisa melakukan terapi menurunkan mata minus (Ortho – K) ini?

VIO Optical Clinic merupakan pioner pertama di Indonesia yang memperkenalkan Terapi Ortho-K, ratusan pasien telah mengalami hasil yang cukup maksimal dengan terapi ini. Yuk, cari tahu informasi lebih lanjut tentang Terapi Ortho-K di;

Ortho K lineOrtho K WA

 

 

 

Ruko Asia Tropis AT 16 no. 51 Harapan Indah Bekasi