Klinik Mata Jakarta – Bayangkan Anda terbangun di suatu pagi dan menyadari bahwa Anda tidak dapat membaca tulisan kecil di ponsel Anda atau label pada botol obat Anda. Atau mungkin Anda sudah kesulitan membaca buku favorit Anda, bahkan ketika memegangnya dari jarak dekat. Rabun dekat adalah masalah penglihatan umum yang dapat mempengaruhi orang dari segala usia, dan ada dua jenis yang berbeda. Dalam artikel ini, kami akan membahas kedua kondisi tersebut pada penderita rabun jauh. Selain itu, kami spesialis mata pada klinik mata yang profesional juga akan membahas pertanyaan yang sering diajukan: “Apakah mungkin memiliki rabun dekat dan rabun jauh secara bersamaan?”

Rabun dekat adalah istilah yang umum digunakan, tetapi dapat merujuk pada dua jenis masalah penglihatan yang berbeda: hipermetropi dan presbiopi. Umumnya, Hipermetropi disebabkan karena bola mata yang terlalu pendek dari depan hingga belakang. Meskipun kebanyakan orang yang menderita hipermetropi terlahir dengan kondisi ini, namun kondisi ini mungkin tidak menyebabkan masalah penglihatan sampai mereka beranjak dewasa.

Di sisi lain, presbiopi adalah rabun dekat yang berkaitan dengan usia yang biasanya terjadi sebagai bagian dari proses penuaan alami. Seiring bertambahnya usia, lensa mata kita menjadi kurang fleksibel, sehingga lebih sulit untuk fokus pada objek di dekatnya. Kondisi ini biasanya mulai terlihat pada awal hingga pertengahan usia 40-an dan semakin memburuk hingga usia 65 tahun. Anda mungkin pertama kali menyadari presbiopi saat Anda mulai memegang buku dan koran dari jarak jauh untuk membacanya.

Terdapat beberapa pilihan pengobatan yang tersedia untuk hipermetropi dan presbiopi. Yang paling umum pengobatannya adalah meliputi kacamata atau lensa kontak, yang dapat diresepkan oleh spesialis mata Anda. Untuk orang dewasa, operasi mata juga merupakan pilihan tambahan. Pembedahan dapat membentuk ulang kornea untuk memperbaiki penglihatan, tetapi mungkin tidak cocok untuk semua orang.

Dapatkah Anda Mengalami Presbiopi dan Miopi Secara Bersamaan?

Anda dapat mengalami rabun jauh yang berkaitan dengan usia (presbiopi) dan rabun dekat (miopia) secara bersamaan pada mata yang sama, dan hal ini sangat umum terjadi. Miopi terjadi karena pemanjangan mata yang tidak normal, sedangkan rabun dekat yang berkaitan dengan usia disebabkan oleh hilangnya kelenturan lensa mata. Jika Anda sudah menggunakan kacamata untuk rabun jauh, spesialis mata pada klinik mata Anda mungkin menyarankan lensa bifokal atau lensa progresif, yang merupakan solusi populer untuk individu dengan miopi dan presbiopi.

Selain itu, operasi mata mungkin direkomendasikan untuk orang dewasa. Strategi koreksi monovision juga dapat disarankan, di mana salah satu atau kedua mata dikoreksi untuk penglihatan jarak jauh, sementara mata lainnya dikoreksi untuk penglihatan dekat.

Baca Juga: Penanganan Konjungtivitis: Menghindari Adanya Kesalahan Diagnosis

Dapatkah Seseorang Mengalami Hipermetropi dan Miopi Secara Bersamaan?

Penelitian menunjukkan bahwa anisometropia yang terjadi secara alami jarang terjadi, dan biasanya dikaitkan dengan ambliopia. Penyebab pasti anisometropia tidak diketahui, tetapi dapat disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Mendeteksi anisometropia pada anak-anak mungkin sulit dilakukan, karena mereka mungkin tidak mengeluhkan masalah penglihatan. Namun, mata juling atau juling dapat mengindikasikan adanya kondisi ini.

Jika tidak diobati, antimetropia dapat menyebabkan gejala seperti penglihatan ganda, penglihatan kabur, sakit kepala, persepsi kedalaman yang buruk, pusing, dan nyeri atau ketidaknyamanan pada mata. Oleh karena itu, penting untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat di klinik mata pilihan terbaik. Untungnya, antimetropia dapat diobati dengan kacamata, lensa kontak, atau bahkan operasi mata. Perawatan tambahan untuk ambliopia dapat berupa penambalan mata, penggunaan obat tetes mata, atau penggunaan kacamata berfilter.

Apakah Anda dan keluarga membutuhkan layanan kesehatan mata? Segera kunjungi Vio Optical Clinic. VIO Optical Clinic adalah klinik mata yang profesional dan juga terpercaya yang selalu ada untuk membantu Anda dan keluarga meningkatkan kualitas penglihatan menjadi lebih baik melalui layanan Vision Therapy, salah satunya adalah terapi Ortho K (Orthokeratology) untuk terapi pengobatan dan mengurangi tingkat minus seseorang yang mengalami mata minus atau rabun jauh.

VIO Optical Clinic sudah didirikan sejak tahun 2013 terletak di Harapan Indah dan Grand Galaxy City – Bekasi dan berada di bawah naungan Dokter Optometri lulusan Cebu Doctor University Phillipine yang berpengalaman. Selain itu, juga mendapatkan sertifikasi oleh Fellow American Academy of Optometry (FAAO) serta memiliki spesialisasi di bidang Vision Therapy (Terapi Penglihatan) yang memiliki kualitas skala internasional. Tidak hanya Dokter Optometri, VIO Optical Clinic juga bekerja sama dengan para Dokter Spesialis Mata yang juga siap membantu Anda dan keluarga untuk menangani berbagai permasalahan pada mata.

VIO Optical Clinic juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh dengan peralatan medis canggih yang lengkap. Jadi, percayakan kesehatan mata Anda dan/ keluarga bersama layanan kesehatan mata dari Vio Optical Clinic. Dan jangan lupa kunjungi juga channel kami VIO OPTICAL Clinic untuk melihat lebih dekat profesionalitas kami dalam perawatan kesehatan mata keluarga Indonesia.