Klinik Mata JakartaKornea mata adalah lapisan terluar mata yang memelihara pupil, iris dan bilik anterior. Fungsi utama berasal dari kornea mata adalah menghambat benda asing masuk ke didalam mata, sekaligus sebagai pembias cahaya sementara memasuki mata.

Kornea memperoleh nutrisi berasal dari air mata dan aqueous humor (cairan yang menyelubungi kornea mata). Selain itu, kornea mata juga tersusun berasal dari protein dan sel yang berbeda dengan jaringan lain di tubuh kita.

Memahami Bagian-Bagian Kornea Mata dan Cara Menjaga Kesehatannya

Lapisan-Lapisan pada Kornea Mata
Kornea mata punyai lima lapisan dengan fungsi yang berbeda. Berikut adalah penjelasan berkenaan kelima lapisan di kornea mata tersebut:

1. Epitel
Epitel adalah lapisan terluar berasal dari kornea mata. Lapisan ini punyai peran penting bagi kornea, yaitu sebagai pelindung, penyerap oksigen dan pengangkut nutrisi untuk disalurkan ke seluruh lapisan kornea.

2. Lapisan Bowman
Lapisan Bowman terletak di belakang jaringan epitel. Lapisan ini terbentuk berasal dari serat kolagen yang kuat dan transparan. Jika lapisan ini terluka, mampu terbentuk jaringan parut yang bisa saja dapat mengganggu penglihatan, terutama seandainya letaknya di tengah.

3. Stroma
Stroma adalah lapisan yang paling tidak tipis dan terletak di tengah kornea mata, di belakang lapisan Bowman. Lapisan ini tersusun berasal dari air dan kolagen, sehingga berupa lebih padat, namun elastis. Bentuk dan lapisan protein kolagen didalam stroma penting untuk memelihara kejernihan kornea dan fungsinya didalam menghantarkan cahaya.

Baca Juga :

Waspadai Penyakit Mata pada Penderita Diabetes

4. Membran descemet
Meski tipis, membran descemet merupakan lapisan yang kuat dan mampu memelihara kornea berasal dari cedera dan infeksi.

5. Endotelium
Endotelium adalah lapisan terakhir berasal dari struktur kornea mata. Lapisan ini berguna memelihara kejernihan kornea dengan mengeluarkan cairan berlebih pada stroma. Apabila fungsi endotelium terganggu, stroma dapat berlebihan cairan sehingga penglihatan menjadi kabur.

Ada beberapa keadaan yang mampu mengganggu kesegaran kornea mata, di antaranya adalah pemakaian lensa kontak yang amat lama, paparan alergen dan suhu udara yang amat kering.

Selain kondisi-kondisi tersebut, tersedia juga beberapa penyakit yang mampu sebabkan rusaknya pada kornea, seperti herpes mata, herpes zoster, keratokonus, pterygium dan sindrom Stevens-Johnson.