Low Vision – Tidak sedikit yang mengalami gangguan penglihatan. Mulai dari anak-anak hingga dewasa, sekarang ini sudah banyak yang mengalami gangguan penglihatan. Namun tidak sedikit orang pula yang tidak menyadarinya. Seringkali gejala-gejala yang timbul akibat adanya gangguan penglihatan tidak terdeteksi dengan baik oleh seseorang. Akibatnya, gejala tersebut akan bertambah parah dan semakin memperburuk kondisi. Gangguan penglihatan tidak dapat dianggap remeh, karena gejala yang ringan sekalipun dapat beresiko pada kebutaan. Seperti halnya adanya gejala low vision, dimana seseorang mengalami penurunan fungsi penglihatan. Terkadang seseorang tidak menyadari bahwa mereka mengalami low vision, seingga menimbulkan resiko yang merugikan kesehatan mata.

Jika anda tidak dapat melihat benda tau objek dengan jelas meskipun berada pada jarak yang dekat, ada kemungkinan ada gangguan low vision. Low vision merupakan gangguan penglihatan yang berkaitan dengan fungsi visual yang menurun. Fungsi visual akan mengalami penurunan yang berakibat pada gangguan penglihatan yang tidak dapat bekerja dengan baik. Hal tersebut juga akan memengaruhi kelancaran dalam melakukan berbagai kegiatan sehari-hari. Bagi penderita low vision, mengenali objek bahkan wajah seseorang akan terasa sulit. Penglihatan akan seering kabur dan buram sehingga membatasi gerak seseorang dalam beraktifitas.

Apa Itu Low Vision?

Low vision, membuat seseorang kesulitan untuk melihat dengan jelas bahkan dengan menggunakan kacamata terbaik. Ini juga dapat dikaitkan dengan pengurangan di bidang visi yang disebabkan oleh penurunan ketajaman visual yang signifikan. Bahkan ketika fungsi  penglihatan menurun dengan signifikan, tidak cukup hanya dengan menggunakan kacamata. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk mengobati deteksi dan perawatan dini melalui beberapa metode. Low vision dapat disebabkan adanya trauma pada mata, penyakit atau kelainan mata, serta bawaan lahir. Keterbatasan penglihatan yang buram dan tidak jelas akan membatasi seseorang dengan low vision untuk bergerak secara mandiri. Gejala yang masih ringan dan tidak segera mendapat perawatan, sangat berisiko dengan hilangnya fungsi penglihatan.

Seseorang dengan low vision masih bisa sedikit melihat meskipun tidak secara detail. Penderita low vision akan melihat sekitar 15-20 persen dari keseluruhan penglihatan. Objek dan benda terlihat kabur, buram dan kurang jelas meskipun menggunakan kacamata. Kemampuan mata untuk melihat menjadi sebagian dan kurang awas, serta memiliki jarak pandang tertentu yang cenderung lebih pendek dibandingkan dengan mata normal. Keterbatasan untuk dapat melakukan berbagai aktifitas seperti halnya membaca dan menulis dengan huruf yang besar. karena jarak pandang yang lebih pendek, penderita low vision hanya bisa membaca ataupun menulis dengan ukuran huruf yang lebih besar dari ukuran normal. Pada umumnya gangguan low vision sering dialami oleh lansia diatas usia 50 tahun, namun tidak menutup kemungkinan dialami oleh anak-anak, remaja ataupun dewasa.

Baca Juga: Potensi Gangguan Penglihatan yang Diatasi dengan Ortho Keratology

Mengurangi Risiko Low Vision

Meskipun mengalami low vision, seseorang masih bisa melihat walaupun tidak sempurna. Apabila anda masih bisa melihat dengan jarak lebih dari tiga meter maka masih dikatakan low vision, bila lebih dari itu maka berpotensi pada resiko kebutaan. Untuk itu, perlu adanya langkah tepat untuk mengurangi risiko low vision. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Buah dan sayuran memiliki kandungan nutrisi dan vitamin untuk menjaga kesehatan tubuh termasuk kesehatan mata. Sayuran dan buah dengan kandungan vitamin A sangatlah baik bagi kesehatan mata, seperti wortel dan tomat. Selain mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, olahraga secara teratur juga diperlukan untuk kebugaran tubuh. Tidak hanya itu, olahraga secara teratur juga dapat memperlancar peredaran darah serta system saraf pada tubuh.

Menatap layar  komputer atau handphone terlalu lama berakibat pada mata lelah. Gejalanya dapat berupa sakit kepala, nyeri leher, sakit pada bahu dan punggung, mata kering dan tegang, sulit fokus menatap kejauhan, dan pandangan menjadi kabur. Anda perlu untuk membatasi waktu menggunakan gadget dan perangkat elektronik lainnya sehingga mata dapat beristirahat dengan baik. Selain itu, rutin memeriksa kesehatan mata dapat meminimalisir gangguan penglihatan. Dengan pemeriksaan rutin, anda dapat mendeteksi secara dini timbulnya gangguan kesehatan mata, sehingga perawatan yang dilakukan akan lebih optimal.

Anda tidak perlu bingung untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin, karena sekarng telah hadir Vio Optical Clinic. Klinik kesehatan mata dengan proses pemeriksaan lengkap serta menyeluruh. Didukung dengan alat-alat medis canggih yang lengkap serta para staff professional. Vio Optical Clinic memberikan pelayanan terbaik untuk kesehatan mata anda. Hubungi mereka dengan cara klik di sini.