Klinik Mata JakartaInfeksi mata bisa ditandai dengan mata merah, merasa sakit, berair, belekan, dan sensitif pada cahaya. Selain itu, gejala lain yang kerap dikeluhkan oleh penderitanya adalah layaknya tersedia sesuatu yang mengganjal pada mata dan penglihatan kabur.

Ada beraneka type infeksi mata, merasa berasal dari yang ringan hingga berat, serta dengan begitu banyak ragam penyebab yang tidak sama pula. Meski tidak seluruh infeksi mata berbahaya, Anda selalu perlu mewaspadai kondisi ini.

Macam-Macam Infeksi Mata dan Cara Mengatasinya

Penyebab Infeksi Mata
Mata merupakan keliru satu indera yang rentan mengalami infeksi. Biasanya, infeksi mata berlangsung akibat adanya mikroorganisme (mikroba) yang tumbuh dan berkembang biak pada mata. Mikroorganisme yang bisa menginfeksi mata adalah:

Virus
Bakteri
Jamur
Parasit
Semua mikroorganisme selanjutnya akan menimbulkan persoalan pada mata, layaknya mata merah, belekan, berair, bahkan problem penglihatan.

Penyakit Mata yang Bisa Timbul Akibat Infeksi Mata
Ada berbagai macam penyakit mata yang bisa timbul akibat infeksi pada mata, tergantung anggota mata yang terserang dan mikroorganisme penyebabnya. Berikut adalah beberapa penyakit infeksi mata yang umum terjadi:

1. Bintitan
Infeksi mata ini kebanyakan timbul akibat adanya penumpukan minyak, sel kulit mati, dan kotoran yang menyumbat kelenjar minyak di kira-kira bulu mata, supaya akhirnya bakteri bisa berkembang biak di situ.

Untuk mengobati bintitan, Anda bisa mengompres kelopak mata dengan air hangat sepanjang 5-10 menit. Ulangi langkah selanjutnya setidaknya 3-4 kali dalam sehari. Selain itu, menghindari terhitung pemanfaatan lensa kontak dan make up di daerah mata untuk kala waktu.

2. Konjungtivitis
Konjungtivitis merupakan infeksi yang berlangsung pada konjungtiva, yaitu lapisan yang menutupi anggota putih bola mata dan anggota dalam kelopak mata. Meski terbilang tidak serius, infeksi mata ini bisa sebabkan rasa tak nyaman.

Penyebab utama konjungtivitis adalah infeksi virus dan bakteri. Konjungtivitis akibat infeksi bakteri bisa diobati dengan antibiotik, baik dalam bentuk tetes mata maupun salep mata. Sementara konjungtivitis akibat virus kebanyakan akan pulih dengan sendirinya setelah beberapa hari.

3. Keratitis
Keratitis adalah peradangan pada kornea mata yang bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, parasit, atau jamur.

Baca Juga :

Penyebab Mata Bengkak dan Cara Mengatasi dengan Mudah

Karena penyebab keratitis berbeda, maka penyembuhan yang diberikan pasti terhitung akan berbeda, disesuaikan dengan penyebabnya. Sebagai contoh, keratitis akibat infeksi jamur akan diobati dengan obat antijamur, kala keratitis akibat herpes simplex atau herpes zoster akan diobati dengan obat antivirus.

4. Dakrioadenitis
Dakriodenitis adalah infeksi mata yang sebabkan peradangan di saluran air mata (kelenjar lakrimalis). Ada banyak perihal yang bisa sebabkan munculnya dakrodenitis, namun yang paling kerap adalah infeksi virus dan bakteri.

Pengobatan untuk dakrioadenitis terhitung perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Pada dakrioadenitis akibat infeksi virus misalnya, karena bisa pulih sendiri tanpa penyembuhan khusus, dokter hanya akan menganjurkan pasien untuk beristirahat yang lumayan dan rutin mengompres mata memanfaatkan air hangat untuk meredakan keluhan.

5. Blefaritis
Blefaritis terhitung terhitung dalam type infeksi mata. Blefaritis merupakan peradangan pada kelopak mata, supaya kelopak ma. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, reaksi alergi, sumbatan pada kelenjar minyak di folikel bulu mata, atau bisa terhitung dipicu oleh dermatitis seboroik dan rosacea.

Sama layaknya infeksi mata lainnya, penyembuhan untuk blefaritis perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Salah satunya adalah dengan mengompres kelopak mata yang bengkak dengan kompres hangat dan membersihkannya secara lembut, supaya berlebihan minyak dan kotoran yang menyumbat folikel bulu mata bisa terangkat.

Infeksi mata bisa menimbulkan rasa tidak nyaman pada mata, bahkan bisa sebabkan penglihatan menjadi kabur. Jika dibiarkan, beberapa infeksi mata bisa sebabkan problem yang lebih berat atau menyebar ke anggota lain. Oleh karena itu, jikalau Anda mengalami infeksi mata, sebaiknya periksakan ke dokter untuk memperoleh penanganan yang tepat.