Apa itu Low Vision?

Low Vision merupakan kondisi dimana mata Anda tidak memiliki kemampuan yang maksimal untuk melihat bahkan hampir mendekati kebutaan dan hal ini sangatlah berbahaya. Kondisi Low Vision tidak bisa dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak biasa.

 

Jika Anda menderita Low Vision, maka Anda akan kesulitan untuk beraktivitas. Penglihatan Anda membutuhkan treatment khusus dan rehabilitasi agar bisa melihat dengan optimal.

Susahnya memiliki pandangan yang tidak optimal

Sulit rasanya jika mengetahui kalau kondisi Low Vision ini tidak bisa disembuhkan. Bahkan tak sedikit penderita Low Vision yang merasa frustasi dan depresi akibat dari kondisi ini.

Ada beberapa kelainan mata yang dapat mengakibatkan Low Vision, seperti;

  1. Degenerasi Makula
  2. Katarak
  3. Glaukoma
  4. Retinopati Diabetes
  5. Retinitis Pigmentosa

Kondisi kelainan mata atau penyakit mata ini bisa terjadi pada usia berapapun, namun lebih umumnya terjadi pada orang tua yang sudah mengalami usia lanjut. Walaupun penuaan mata yang normal tidak berkembang ke kondisi Low Vision ini.

Tahukah Anda? Cedera pada mata juga bisa menyebabkan kita menderita Low Vision, lho!

Selain dari kelainan mata dan cedera mata, Low Vision bisa terjadi akibat kanker mata, albinisme, dan cedera pada otak. Jika anda menderita kanker mata, albinisme, dan cedera pada otak, Anda beresiko tinggi untuk mengalami Low Vision.

Bagi para penderita Low Vision, mereka tidak dapat melihat dengan maksimal dan sulit untuk beraktivitas sehari-hari. Tentunya bantuan kacamata, lensa kontak, terapi, dan bahkan operasi sekalipun tidak bisa menolong penderita Low Vision untuk memiliki penglihatan yang normal.

Ada beberapa aktivitas yang akan terganggu jika Anda menderita Low Vision, seperti;

  1. Membaca
  2. Menulis
  3. Berbelanja
  4. Menonton TV
  5. Mengendarai kendaraan
  6. Mengenali wajah orang
  7. Dll

Bahkan sulit juga untuk mengetik nomor telepon dan menerima cahaya atau silau.

Ketika Anda menderita Low Vision, Anda juga akan sulit memilih baju atau mencocokan warna baju yang hendak Anda pakai, ataupun melakukan pekerjaan rumah tangga seperti bersih-bersih dan memasak – itu juga akan sulit dilakukan.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan VIO? KLIK DISINI UNTUK CHAT WHATSAPP

Tipe-tipe Low Vision yang paling umum ditemukan adalah;

  1. Kehilangan central vision
  2. Kehilangan peripheral vision
  3. Sulitnya melihat pada malam hari
  4. Mata buram
  5. Mata kabur
  6. Mata berkabut

Pola penglihatan yang dapat terganggu dengan Kelainan Mata/Penyakit mata

Central Vision

Central Vision bertanggung jawab memberikan pandangan yang sangat detail ketika kita melihat langsung pada objek tertentu. Ketika Anda menderita kelainan mata seperti Degenerasi Makula dan Retinopati Diabetes, maka penyakit mata inilah yang akan menyerang Central Vision Anda.

Peripheral Vision

Peripheral vision bertanggung jawab pandangan sekitaran tepi mata jadi tidak memperlihatkan hal yang terlalu detail. Jika Anda menderita kelainan mata seperti Glaukoma, maka yang akan bermasalah adalah pandangan tepi Anda atau yang kita sebut sebagai Peripheral Vision ini. Bahkan penyakit seperti Stroke sekalipun bisa mengakibatkan pandangan tepi Anda menjadi tidak maksimal.

Contrast Sensitivity

Contrast sensitivity merupakan kemampuan untuk membedakan suatu objek dengan objek lainnya yang memiliki warna hampir mirip seperti susu pada cangkir yang berwarna putih atau membedakan fitur wajah seseorang. Semua kelainan mata atau penyakit mata bisa menurunkan fungsi Contrast Sensitivity terhadap pandangan.

Depth Perception

Depth Perception bertanggung jawab pada kemampuan mata untuk menilai penempatan atau posisi suatu objek. Ada kelainan mata yang bisa mempengaruhi penglihatan Depth Perception-nya seperti tidak bisa membedakan tinggi sebuah tangga.

Visual Processing

Lensa mata Anda bertugas untuk memfokuskan cahaya masuk sampai retina. Retina mengubah cahaya-cahaya yang masuk tersebut ke dalam bentuk sinyal yang terkirim pada saraf optik menuju ke otak, dimana sinyal ini akan ditafsirkan sebagai “gambar” yang kita lihat.

Kelainan mata atau penyakit mata  yang menyerang salah satu dari Proses Penglihatan (Visual Processing) ini akan mempengaruhi kemampuan kita dalam melihat.

Low Vision bukanlah gejala penuaan yang bersifat normal.

Jika Anda merasakan bahwa ada perubahan pada penglihatan Anda, Anda harus segera mengunjungi Dokter Mata. Pemeriksaan mata rutin dari ahli kesehatan mata profesional atau Dokter Mata seperti yang dilakukan oleh VIO Optical Clinic, sangat penting karena Pemeriksaan Mata bisa mendeteksi kelainan mata atau penyakit mata yang dapat membahayakan masa depan penglihatan Anda. Jika kelainan mata atau penyakit mata tersebut terdeteksi dari awal, maka sangat mudah bagi Anda untuk menanganinya sebelum kondisi tersebut menjadi lebih parah.

Anda pasti sering mendengar istilah seperti;

“Mencegah lebih baik daripada mengobati..”

Tidak ada gejala atau tanda yang sangat signifikan untuk mengetahui bahwa Anda menderita Low Vision. Oleh sebab itu sangat penting bagi kita untuk melakukan Pemeriksaan Mata rutin baik ada keluhan atau tidak ada keluhan sekalipun dengan matanya.

Pemeriksaan mata biasanya akan diawali dengan mengidentifikasi terlebih dahulu histori medis kesehatan pasien, apakah mereka pernah mengalami cedera mata atau gangguan penglihatan lainnya.

Ada beberapa tahapan pemeriksaan mata yang akan Anda lalui untuk mengetahui kondisi mata Anda secara keseluruhan dan untuk mendeteksi potensi kelainan mata atau penyakit mata yang mungkin Anda miliki. Di VIO Optical Clinic, dokter mata kami yaitu dr. Andri Agus Syah, OD. FPCO. FAAO akan melakukan pemeriksaan seperti;

  1. Pemeriksaan auto refraksi (mengecek kondisi kelainan refraksi mata pasien seperti mata minus, mata plus, mata silinder)
  2. Pemeriksaan tekanan bola mata (untuk mendeteksi kelainan mata seperti glaukoma)
  3. Pemeriksaan retina dan kornea untuk mendeteksi berbagai macam kelainan mata seperti Katarak
  4. Pemeriksaan penglihatan ganda (Binocular Vision Test)
  5. Pemeriksaan ketajaman penglihatan (mengecek seberapa baik pandangan Anda ketika melihat)
  6. Pemeriksaan kesejajaran pandangan
  7. Pemeriksaan lapang pandang
  8. Dan masih banyak lagi….

Selain melakukan pemeriksaan mata lengkap ini, Dokter Mata akan mengevaluasi hasil-hasil dari beberapa tahapan pemeriksaan tersebut dan menyimpulkan kondisi mata Anda, apakah mata anda terindikasi penyakit atau kelainan tertentu.

Yang perlu diingatkan sekali lagi, Low Vision merupakan kelainan mata atau penyakit mata yang tidak bisa dikoreksi dengan kacamata, lensa kontak, obat-obatan, terapi, bahkan dengan operasi sekalipun. Jika Anda mengalami Low Vision, tidak ada cara apapun untuk mengembalikan penglihatan Anda menjadi normal kembali.

Namun, ada cara lain yang bisa Anda tempuh untuk bisa mengoptimalkan sisa-sisa kemampuan penglihatan Anda sehingga Anda bisa beraktivitas seperti biasa. Anda bisa melakukan rehabilitasi untuk kondisi Low Vision yang ada di VIO Optical Clinic. Cara-caranya adalah sebagai berikut;

  1. Pebble Magnifier
  2. Bioptic Telescope
  3. Jordy Virtual Reality (Electronic Magnifier)

Untuk penjelasan masing-masing alat bisa dilihat di youtube channel VIO Optical Clinic yang sudah dijelaskan oleh dokter mata dari VIO Optical Clinic yaitu dr. Andri Agus Syah, OD. FPCO. FAAO

Klik videonya di bawah ini ya! ?

Jangan lupa untuk like, comment, dan subscribe channel kami ya untuk info kesehatan mata yang sama sekali belum Anda ketahui ?

Lakukan pemeriksaan mata minimal 6 bulan sekali

Seperti yang sudah Anda ketahui, bahwa ada kelainan mata yang bisa diketahui gejalanya dan ada kelainan mata yang tidak bisa diketahui gejalanya. Seperti kondisi Low Vision. Hal ini bisa diantisipasi jika Anda rutin melakukan pemeriksaan mata setiap 6 bulan sekali meskipun Anda tidak memiliki keluhan sekalipun.

Jika Anda bingung untuk mencari ahli kesehatan mata professional atau Dokter Mata, Anda bisa menghubungi VIO Optical Clinic di;

021-29475974

KLIK DISINI UNTUK CHAT WHATSAPP

KLIK DISINI UNTUK CHAT LINE

Alamat: Ruko Asia Tropis AT 16 no. 51 Harapan Indah Bekasi