Klinik Mata JakartaKelopak mata tersusun berasal dari bantalan lemak dan pembuluh darah yang diselubungi oleh susunan kulit tipis. Saat susunan kulit ini kering, kelopak mata Anda dapat menjadi kasar, pecah-pecah, sampai bersisik. Lalu, apa saja aspek yang membuat kondisi tersebut?

Beragam penyebab kelopak mata kering
Terdapat beraneka macam perihal yang membuat kelopak mata Anda kering. Mulai berasal dari kelembaban kulit sampai kondisi medis tertentu.

1. Berkurangnya kelembaban kulit kelopak mata
Kelembapan kulit kelopak mata Anda dapat menyusut akibat aspek iklim dan cuaca, lingkungan, dan juga usia. Iklim kering, cuaca dingin, kelembaban hawa yang rendah, dan juga mandi dan cuci wajah bersama dengan air hangat menjadi beberapa penyebab yang paling umum.

Seiring bertambahnya usia, kulit kelopak mata Anda termasuk akan menipis dan menyusut kelembapannya. Maka berasal dari itu, Anda wajib jalankan bisnis ekstra untuk memelihara kelopak mata selalu lembap dan tidak gampang kering. Misalnya, hindari sering-sering mencuci wajah bersama dengan air hangat.

2. Dermatitis kontak
Kulit kering, terlebih disertai gatal, merupakan tanda-tanda utama berasal dari dermatitis kontak. Kondisi ini berjalan sebab kulit terpapar zat yang menyebabkan iritasi. Zat penyebab iritasi kebanyakan berasal dari:

  • Debu
  • Produk perawatan tubuh, seperti sabun, sampo, kondisioner, dan sejenisnya
  • Produk makeup
  • Produk perawatan kulit
  • Produk yang mengandung parfum
  • Pelembap dan tabir surya
  • Alat pengeriting atau pencabut bulu mata
  • Kaporit berasal dari kolam renang

Dermatitis kontak dapat berjalan kapan saja, sekalipun Anda tidak miliki riwayat alergi terhadap zat tertentu. Apabila kelopak mata menjadi kering setelah Anda menggunakan suatu produk, hentikan pemanfaatan product tersebut.

3. Blefaritis
Blefaritis merupakan kondisi peradangan terhadap kelopak mata. Penyebabnya dapat berasal berasal dari bakteri atau masalah terhadap kulit seperti ketombe dan rosacea. Berdasarkan lokasi timbulnya penyakit, blefaritis terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Blefaritis anterior di bagian luar kelopak mata, tepatnya terhadap pertemuan antara kelopak mata dan bulu mata.
  • Blefaritis posterior di bagian di dalam kelopak mata yang menyentuh bola mata.

Peradangan terhadap blefaritis membuat kelopak mata menjadi kering, tampak kemerahan, mengalami iritasi, dan merasa gatal. Menyentuh dan mengucek mata dapat memperparah infeksi, apalagi membuat kerusakan terhadap jaringan mata.

Baca Juga :

3 Perawatan di Rumah yang Bisa Dicoba untuk Mengatasi Kelopak Mata Kering

4. Dermatitis atopik
Dermatitis atopik adalah penyakit kulit gawat yang banyak berjalan terhadap anak-anak. Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti, tapi pemicunya dapat berasal berasal dari aspek genetik, lingkungan, dan juga reaksi berlebihan proses kekebalan tubuh.

Dermatitis atopik miliki tanda-tanda yang serupa bersama dengan dermatitis kontak, tapi keduanya adalah masalah kulit yang berbeda.

Pada dermatitis kontak, kelopak mata menjadi kering akibat kontak segera bersama dengan zat kimia yang mengiritasi kulit. Sementara terhadap dermatitis kontak, penderitanya miliki kulit yang lebih rentan terhadap kering dan iritasi.

Para ilmuwan menduga, kulit penderita dermatitis atopik miliki susunan pelindung yang lebih tipis dibandingkan kulit normal.

Kulit kelopak mata yang kering dapat ulang normal sepanjang Anda memelihara kelembaban dan kesehatannya. Jauhkan kelopak mata Anda berasal dari paparan hawa kering, air panas, dan juga produk-produk yang menyebabkan iritasi.

Jika kondisi kelopak mata Anda tidak membaik atau nampak tanda-tanda dermatitis dan blefaritis, coba berkonsultasi bersama dengan dokter. Dokter akan jalankan serangkaian kontrol untuk menegaskan diagnosis dan beri tambahan obat yang diperlukan.