Klinik Mata Jakarta – Di era yang serba modern dan banyak mengandalkan teknologi ini akan terlalu sulit untuk mengasingkan anak dari gadget. Sebab anak pun wajib tahu seperti apa perkembangan zaman dari masa ke masa, salah-salah kalau diasingkan malah anak tidak mengikuti perkembangan zaman dan ketinggalan info.

Yang harus dilakukan para orang tua adalah membatasi penggunaan gadget, jika memang kebutuhannya untuk sekadar menonton film atau bermain game, sebaiknya tidak diperkenalkan dengan gadget. Memang banyak metode pembelajaran yang sudah beralih dari buku ke gadget, namun ada opsi lain.

Alih-alih memanfaatkan gadget sebagai media belajar anak, sebaiknya masih tetap memanfaatkan buku untuk melatih juga kemampuan membaca pada anak. Sebab bukan main-main pengaruhnya gadget bagi kesehatan mata anak, hal ini juga sudah tentu dirasakan oleh orang dewasa yang sering main gadget. Intinya siapa pun yang menggunakan gadget berlebihan pasti merasakan risiko dari kebiasaan itu. Berikut pembahasan mengenai risiko dan penanganannya.

Efek Samping Terlalu Sering Main Gadget

Bekerja di depan komputer atau mengurus bisnis online yang mau tidak mau menggunakan gadget tentu membuat kita sulit menjauhkan diri dari hadapan gadget. Demikian juga dengan anak, hiburan yang didapatkan tak bisa dipungkiri kebanyakan datang dan menggiurkan dari gadget, seperti film-film.

Sayangnya, kalau orang tua tidak membatasi penggunaan gadget, beberapa efek yang bisa dirasakan anak adalah ketegangan pada mata. Anak belum memiliki kontrol untuk menggunakan gadget, artinya mereka akan berhenti ketika sudah bosan. Di sini peranan orang tua untuk melakukan pembatasan itu.

Baca juga : Sering Beraktivitas di Luar Ruangan? Lensa Ini Tepat Untuk Anda

Efek samping kedua kalau anak terlalu sering berhadapan dengan gadget adalah mata kering, ditandai dengan mata memerah, bengkak, bahkan sampai iritasi. Para orang tua harus peka dengan perubahan sedikitpun pada anak. Hal ini dimaksudkan supaya penanganan tidak terlambat diberikan kepada anak.

Anak yang terlalu sering menatap gadget akan memiliki daya penglihatan yang lama-lama berkurang hingga akhirnya membutuhkan kacamata. Jika anak sudah mengeluh sakit kepala, sakit leher, mata terasa lelah, dan terlihat kering pada bola matanya, sesegera mungkin Anda harus menjauhkan gadget. Jangan menunggu nanti karena efeknya bisa sangat panjang dan tidak baik bagi kesehatan mata anak.

Cara Menangani Anak Kecanduan Gadget

Setiap efek samping tentu memiliki cara penanganan, bahkan sebaiknya Anda mencegahnya sebelum kerusakan mata pada anak terlalu jauh. Hal pertama yang penting sekali untuk setiap orang tua ketahui adalah mengatur jarak antara mata dengan layar gadget, jangan bosan untuk mengedukasi anak soal ini.

Kedua, yang tidak kalah penting untuk menjaga kesehatan mata anak adalah menyeimbangkan penggunaan mata di hadapan gadget dengan pelatihan konsentrasi. Misal, Anda bisa mengajak anak untuk melihat benda-benda jauh, lihat seberapa mampu daya lihat anak dalam memerhatikan hal itu.

Ketiga, yang patut Anda terapkan sebagai orang tua kepada anak guna menanggulangi kerusakan pada mata adalah memberikan pengertian dan jadwal menggunakan gadget. Hal ini bukan hanya berpengaruh pada kesehatan mata anak, namun juga besar efeknya bagi kedisiplinan anak bermain.

Artinya, bukan berarti kita tidak membiarkan anak mengenal teknologi, sebab ini sama sekali tidak benar di era yang serba modern ini. Jangan pernah mengatakan atau membandingkan zaman Anda semasa kecil dan zaman anak sekarang ini, sebab anak tidak akan mengerti. Alih-alih membuat perbandingan, sebaiknya menjadi orang tua yang cerdas agar anak tetap sehat matanya dan tidak kecanduan gadget.