Menggunakan lensa kontak atau kacamata, itu semua tergantung dari preferensi masing-masing pengguna untuk mengoreksi kelainan refraksi mata seperti mata minus, mata plus, atau mata silinder. Ada banyak faktor dalam diri kita untuk memutuskan alat bantu penglihatan kita (kacamata dan lensa kontak), seperti; gaya hidup, kenyamanan, biaya, dan bahkan faktor estetika.

Sebelum kita menentukan untuk menggunakan lensa kontak atau kacamata, perlu diingat bahwa masing-masing alat bantu memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Alat bantu penglihatan yaitu kacamata atau  lensa kontak memiliki pro dan kontranya dalam memberikan kenyamanan dalam penglihatan, penggunaan, dan dari sisi kesehatan matanya.

Kacamata memberikan banyak manfaat dibandingkan lensa kontak. Untuk kacamata dibutuhkan beberapa perawatan dan harus rajin dibersihkan, Anda tidak perlu menyentuh mata Anda untuk menggunakannya (menurunkan resiko terkena infeksi mata), dan kacamata lebih murah dibandingkan dengan lensa kontak untuk penggunaan jangka panjang karena kacamata tidak perlu diganti sesering mungkin.

Namun, lensa kontak bisa memberikan banyak manfaat yang kacamata tidak bisa berikan. Kacamata bisa menyesuaikan jumlah cahaya yang masuk ke mata untuk kenyamanan dan penglihatan yang optimal.

Khususnya, jika Anda menggunakan kacamata dengan lensa photochromic itu jernih saat dipakai diruangan indoor atau saat di malam hari, kemudian bisa berubah secara otomatis menjadi gelap saat berada di luar ruangan atau di bawah sinar matahari. Hal ini tentunya memberikan kenyamanan pada penglihatan Anda dalam kondisi pencahayaan apapun. Walaupun ada beberapa produk dari lensa kontak yang bisa menghalangi sinar UV masuk ke mata, lensa photochromic menghalangi 100% sinar UV dan bukan hanya melindungi bagian luar mata saja, namun melindungi  bagian dalam mata bahkan kelopak mata juga.

Kacamata juga bisa menunjukkan kepribadian Anda dan membuat Anda menjadi lebih fashionable.

Secara praktis, lensa kontak memiliki banyak manfaat dibandingkan kacamata. Lensa kontak ditaruh langsung di mata, jadi penglihatan Anda, khususnya penglihatan tepi, tidak akan terhalang. Anda bisa beraktivitas bebas seperti melakukan olahraga atau aktivitas lainnya yang berada di luar ruangan tanpa adanya rasa takut kacamata akan jatuh, lepas atau rusak. Bahkan Anda bisa mengubah lensa kontak Anda dengan menggunakan lensa kontak yang berwarna sehingga tampilan mata Anda lebih bervariasi.

Jadi, manakah yang menurut Anda yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup Anda? Kacamata atau lensa kontak? Berikut merupakan beberapa rangkuman dari pro dan kontra menggunakan lensa kontak dan kacamata.

Pro dan kontra menggunakan lensa kontak

Adapun beberapa pro dan kontra ketika Anda menggunakan lensa kontak, sebagai berikut;

Pro

  • Lensa kontak menyesuaikan bentuk mata Anda, dan juga memberikan lapang pandang yang lebih lebar dan minim resiko timbulnya distorsi dan penghalang seperti saat memakai kacamata
  • Lensa kontak tidak mudah jatuh saat Anda melakukan aktivitas berat seperti berolahraga dan latihan.
  • Lensa kontak tidak akan berbenturan dengan apapun yang Anda pakai.
  • Lensa kontak biasanya tidak akan terpengaruh dengan kondisi cuaca dan tidak akan berkabut di musim dingin seperti saat menggunakan kacamata.
  • Jika Anda ingin memiliki tampilan yang lebih menarik dengan warna mata yang berbeda, Anda bisa memilih untuk menggunakan lensa kontak yang berwarna.
  • Ada lensa kontak khusus (RGP) yang bisa memperbaiki penglihatan Anda akibat kelainan refraksi seperti mata minus (rabun jauh) dan mata silinder (astigmatisma) ketika Anda tidur, metode tersebut dinamakan Orthokeratology, sehingga Anda bisa melihat dengan jelas tanpa menggunakan lensa kontak ataupun kacamata.

Kontra

  • Beberapa orang memiliki kesulitan saat menggunakan lensa kontak (namun jika Anda mengunjungi Eye Care Professional seperti VIO Optical Clinic, Anda akan dibantu untuk menggunakan dan merawat lensa kontak yang baik dan benar)
  • Lensa kontak mengurangi jumlah oksigen yang masuk ke dalam mata sehingga bisa mengakibatkan Anda menderita mata kering.
  • Jika Anda bekerja di depan komputer, menggunakan lensa kontak akan membuat Anda memiliki resiko tinggi terkena Computer Vision Syndrome.
  • Lensa kontak memerlukan perawatan yang harus dilakukan secara rutin tiap harinya, guna untuk menghindari timbulnya infeksi pada mata, iritasi, atau kondisi mata lainnya. Jika Anda tidak rajin untuk melakukan perawatan tersebut dan ingin lensa kontak yang praktis, gunakanlah lensa kontak harian yang sekali pakai lalu bisa langsung dibuang.
  • Jika Anda tidak sengaja ketiduran saat menggunakan lensa kontak, mata Anda biasanya akan menjadi kering, berpasir, memerah, dan teriritasi saat Anda bangun. Jika Anda sering terus-terusan tertidur saat masih menggunakan lensa kontak, maka sebaiknya memakai lensa kontak yang bisa digunakan saat tidur.

Pro dan Kontra menggunakan kacamata

Adapun beberapa pro dan kontra ketika Anda menggunakan kacamata, sebagai berikut;

Pro

  • Menggunakan kacamata mengurangi keinginan Anda untuk menyentuh mata Anda, yang akan mengurangi resiko Anda terkena iritasi mata atau timbulnya infeksi mata.
  • Jika mata Anda tergolong sebagai mata kering, menggunakan kacamata tidak akan memperparah kondisi mata Anda seperti saat menggunakan lensa kontak.
  • Pada umumnya, kacamata lebih murah dibandingkan lensa kontak dalam penggunaan jangka panjang. Anda tidak perlu mengganti kacamata sesering mungkin (kecuali rusak, patah, pecah, dll) dan jika ukuran minus, plus, silinder berubah seiring waktu, Anda hanya cukup mengganti lensanya saja, tidak perlu mengganti frame.
  • Frame kacamata memiliki banyak tampilan yang menarik dan bisa menunjukkan kepribadian dan gaya Anda.
  • Kacamata memberikan perlindungan yang kuat dari lingkungan seperti debu, angin, dll.

Kontra

  • Kacamata terletak sekitar 12mm (setengah inci) dari mata Anda, dari pandangan tepi Anda bisa terdistorsi. Ada beberapa orang yang mengeluhkan kalau mata mereka susah untuk fokus melihat objek ketika baru pertama kali menggunakan kacamata atau baru ganti ukuran kacamata
  • Bagi beberapa orang, menggunakan kacamata justru menutup tampilan wajahnya yang menurut mereka menarik.
  • Jika Anda memiliki ukuran mata minus, mata silinder, atau mata plus yang tinggi, bagian tepi lensa kacamata Anda akan menjadi tebal dan tidak menarik.
  • Kacamata bisa terpengaruh oleh beberapa elemen tertentu. Penglihatan Anda bisa menjadi terhalang atau buram karena adanya pengendapan yang terkumpul di lensa kacamata Anda saat berembun di musim dingin.
  • Jika tidak direkomendasikan oleh Eyecare Profesional, beberapa frame akan memberikan tekanan pada belakang kuping Anda sehingga mengakibatkan sakit kepala dan beberapa ketidaknyamanan lainnya.

Bingung harus memilih lensa kontak atau kacamata? Bagaimana solusinya?

Perlu diketahui, meskipun masing-masing lensa kontak dan kacamata memiliki kekurangan dan kelebihannya, kedua alat bantu penglihatan tersebut sangat aman digunakan. Namun, sebelum kita menentukan kita menggunakan kacamata atau lensa kontak, Anda harus melakukan pemeriksaan mata lengkap terlebih dahulu, seperti yang dilakukan di VIO Optical Clinic.

Pemeriksaan mata lengkap yang dilakukan VIO Optical Clinic adalah seperti pemeriksaan kelainan refraksi (mata minus, mata silinder, mata plus), pemeriksaan tekanan bola mata, pemeriksaan kornea dan retina, beserta pemeriksaan kadar air mata.

Jadi, dari hasil pemeriksaan mata yang lengkap tadi, Dokter Mata atau Eye Care Specialist di VIO Optical Clinic bisa menentukan dan merekomendasikan kacamata atau lensa kontak yang tepat bagi penggunanya, karena setiap kondisi mata masing-masing orang itu berbeda.

Misalnya, hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan pasien memiliki indikasi mata kering, maka sangat direkomendasikan untuk menggunakan kacamata. Berbeda lagi dengan pasien yang memiliki kondisi minus mata yang berbeda kanan dan kirinya (apalagi yang bedanya lebih dari 3). Maka dokter akan memberikan saran untuk menggunakan lensa kontak (softlens, hardlens)

Kesimpulannya, selain dari faktor preferensi, biaya, dan tampilan – yang seharusnya menjadi penentu adalah kebutuhan dan kondisi mata orang itu sendiri.

Untuk selengkapnya, Anda bisa berkonsultasi dengan VIO untuk penanganan lebih lanjut di;