Klinik Mata BekasiPernahkah Anda tiba-tiba hilang penglihatan dengan kata lain mengalami kebutaan meski hanya sesaat? Meskipun hanya selagi dan penglihatan Anda lagi lagi di dalam beberapa saat, tentu perihal ini dapat bikin Anda panik. Dalam pembahasan kali ini akan dijelaskan empat penyebab yang paling sering mengapa Anda dapat tiba-tiba hilang penglihatan. Simak baik-baik, ya.

Penyebab hilang penglihatan tiba-tiba
1. Papilledema
Papilledema adalah suatu suasana pembengkakan di area saraf mata. Papiledema dapat terjadi akibat berasal dari peningkatan tekanan di kepala.

Kehilangan penglihatan atau kebutaan akan terjadi pada ke-2 mata secara bersamaan. Sering kali hilangnya penglihatan sementara ini disertai bersama sakit kepala. Untungnya, perihal ini biasanya hanya terjadi di dalam hitungan detik. Setelah itu penglihatan Anda akan kembali.

Scan MRI merupakan salah satu pemeriksaan penunjang yang akan dilakukan untuk mendukung paham penyebab berasal dari peningkatan tekanan di kepala.

2. Amaurosis fugax
Hilangnya penglihatan pada salah satu mata tanpa disertai bersama rasa nyeri yang terjadi di dalam hitungan detik hingga menit merupakan ciri khas berasal dari pada suasana ini. Amaurosis fugax lebih sering terjadi pada Anda yang berusia di atas

50 th. bersama riwayat penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi (hipertensi), dan masalah profil kolesterol (hiperlipidemia).

Baca Juga : 6 Penyebab Mata Perih dan Pedih Seperti Terbakar

dan kehilangan penglihatan dapat terjadi secara permanen. Pemeriksaan penunjang gunakan CT scan dapat dilakukan untuk menilai suasana pembuluh darah otak lainnya.

3. Insufisiensi arteri di otak (insufiesiensi vertebrobasiler)
Penurunan penglihatan secara mendadak pada ke-2 mata yang terjadi secara berulang tanpa disertai bersama rasa nyeri

merupakan ciri khas suasana ini. Tidak jauh tidak serupa bersama amarousis fugax, suasana ini termasuk lebih sering terjadi pada Anda yang mempunyai penyakit tertentu.

Pemeriksaan penunjang MRA (magnetic resonance angiography) barangkali kudu dilakukan tak sekedar CT scan. Pemeriksaan ini berfungsi untuk melihat pasokan darah ke area di belakang otak (occipital), batang otak, dan otak kecil. Gangguan aliran darah yang terjadi pada area-area itulah yang barangkali membawa dampak hilangnya penglihatan pada ke-2 mata secara tiba-tiba.

4. Migrain
Hilangnya penglihatan selagi (antara 10-60 menit) barangkali akan segera diikuti oleh sakit kepala hebat pada satu sisi (migrain). Kejadian ini akan berulang setiap kali serangan migrain datang. Migrain seperti ini biasa dikenal sebagai migrain bersama aura.

Hilangnya penglihatan pada suasana seperti ini tidak sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, penglihatan akan lagi sempurna setelah serangan migrain dapat diatasi.

Segera periksakan diri Anda ke dokter spesialis mata terdekat untuk meyakinkan tidak ada masalah artinya pada mata atau pembuluh darah Anda secara keseluruhan.