Terapi Mata Minus – Mata minus atau yang dikenal juga dengan miopi adalah gangguan penglihatan yang bisa menyebabkan mata tidak bisa melihat objek dengan jelas. Kondisi seperti ini juga dikenal dengan istilah rabun jauh yang membuat anda tidak bisa melihat objek yang berada sedikit lebih jauh secara jelas. Untuk membantu penglihatan agar terlihat jelas, maka anda akan disarankan untuk menggunakan lensa korektif seperti kacamata atau lensa kontak. Untuk bisa mencegah terjadinya mata minus, anda perlu mengetahui apa saja penyebab dan gejalanya. Pemeriksaan kesehatan mata juga diperlukan agar bisa meminimalisir gangguan yang timbul akibat mata minus.

Pengertian Mata Minus

Mata minus atau yang sering juga disebut dengan rabun jauh ataupun miopi disebabkan oleh berbagai kebiasaan buruk yang dilakukan. Mata minus bisa terjadi karena disebabkan oleh bayangan objek yang ditangkap oleh mata tidak jatuh tepat di retina, namun di depannya. Hal tersebut yang kemudian menyebabkan pandangan menjadi buram dan tidak jelas. Mata minus sendiri dapat terjadi karena pengaruh berbagai faktor seperti genetik atau lingkungan. Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap aktivitas yang sedang anda lakukan.

Seseorang dengan mata minus akan kesulitan untuk melihat objek dengan jelas terutama yang letaknya berada jauh. Dalam kehidupan sehari-hari mereka akan kesulitan untuk mengenali rambu-rambu lalu lintas atau marka jalan. Bahkan, seseorang akan kesulitan untuk membaca tulisan pada papan tulis. Bagi anak-anak hal ini tentu dapat mempengaruhi prestasi akademik mereka. Oleh karena itu, penting sekali untuk mencegah serta mengatasi permasalahan mata minus ini.

Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mata dengan Vision Therapy

Faktor yang Memengaruhi Mata Minus

Beberapa faktor dapat membawa pengaruh terhadap munculnya mata minus yang dialami oleh seseorang. Faktor-faktor tersebut diantaranya yaitu:

  1. Genetik

Bila salah satu orang tua mengalami mata minus maka peluang anda untuk mendapatkan kondisi seperti ini juga lebih besar. Risiko ini akan semakin besar jika kedua orangtua anda sama-sama memiliki mata minus.

  1. Kebiasaan membaca di tempat redup atau terlalu dekat mata

Membaca di tempat yang redup atau membaca terlalu dekat dengan mata merupakan salah satu faktor pemicu timbulnya mata minus.

  1. Jarang melakukan aktivitas luar ruangan

Seseorang yang jarang melakukan aktivitas di luar ruangan memiliki risiko terkena mata minus. Dimana kebiasaan tersebut dapat memengaruhi kesehatan mata.

  1. Terlalu sering menggunakan mata dalam jarak dekat

Menggunakan mata dalam jarak yang dekat dengan sering, juga menjadi salah satu faktor  penyebab terjadinya mata minus. Sebaiknya anda membiasakan untuk membaca ataupun menulis dari jarak sekitar 40 cm dari layar atau buku.

Mata minus bisa bertambah parah yang disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah usia. Kondisi ini menjadi lebih rentan dan menyerang orang yang sudah memasuki usia lanjut. Kondisi seperti ini sebaiknya jangan diabaikan untuk menghindari tingkat yang lebih parah. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak yang sudah disesuaikan dengan kondisi mata. Kacamata dan lensa kontak akan membantu anda untuk bisa melihat dengan jelas. Hal ini tentu sangat dibutuhkan dalam melakukan setiap aktivitas anda. Tidak hanya lensa korektif yang bisa digunakan, terdapat metode kesehatan mata lainnya yang bisa anda gunakan. Anda bisa mengunjungi optik profesional terpercaya untuk mendapatkan layanan kesehatan mata terbaik untuk anda.

Apabila anda membutuhkan layanan kesehatan mata, menghubungi kami di Vio Optical Clinic adalah pilihan terbaik untuk anda. Kami memberikan layanan pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh. Dengan dilengkapi peralatan medis canggih dan lengkap serta staf profesional. Vio Optical Clinic siap untuk memberikan pelayanan kesehatan mata secara optimal untuk anda.