Low Vision – Diabetes Mellitus telah menjadi penyebab utama kematian banyak orang, terutama pada usia 45 dan 64 tahun, dan 65 tahun ke atas. Selain itu, diabetes mellitus juga menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kecacatan karena komplikasi yang ditimbulkannya. Salah satunya komplikasi yang terjadi dengan kemampuan visual, Retinopati Diabetik dapat menyebabkan low vision dan kebutaan pada banyak orang. Retinopati Diabetik adalah komplikasi visual, kronis dan spesifik dari diabetes. Kondisi ini terjadi ketika kadar glukosa yang tinggi dalam darah, terjadi perubahan pada pembuluh darah kecil yang merusak retina dalam jangka panjang. Kondisi ini dapat menyebabkan kebutaan tanpa adanya pengobatan yang tepat.

Apa itu Retinopati Diabetik?

Retinopati diabetik adalah komplikasi diabetes yang mempengaruhi kondisi kesehatan mata. Kondisi seperti ini bisa disebabkan oleh adanya kerusakan pembuluh darah yang mengarah kepada jaringan peka cahaya di bagian belakang mata yaitu retina. Pada awalnya, retinopati diabetik mungkin tidak memiliki gejala atau hanya masalah penglihatan ringan. Dalam jangka panjang bisa menyebabkan hilangnya penglihatan. Siapa pun dengan diabetes tipe 1 atau tipe 2 bisa terkena gangguan ini. Semakin lama anda menderita diabetes dan semakin sedikit anda untuk mengontrol gula darah, semakin besar kemungkinan pula mengalami komplikasi ini.

Retinopati diabetik merupakan komplikasi yang menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kebutaan. Kondisi yang terjadi karena diabetes telah merusak pembuluh darah kecil di retina, yang merupakan jaringan sensitif cahaya di bagian belakang mata. Untuk memiliki penglihatan yang baik, anda membutuhkan retina yang sehat. Jika menderita retinopati diabetik, maka anda tidak akan melihat seperti pada kondisi normal, ketajaman visual akan menurun atau dikenal sebagai low vision. Seiring dengan berjalannya waktu, retinopati diabetik bisa semakin parah dan menyebabkan hilangnya penglihatan.

Baca Juga: Koreksi Kesalahan Bias Anda dengan Orthokeratology

Apa Tahapan dari Retinopati Diabetik?

Kondisi akibat komplikasi diabetes, Retinopati diabetik memiliki empat tahapan meliputi:

  • Retinopati non-proliferatif ringan, tahap paling awal di mana mikroaneurisma muncul.
  • Retinopati non-proliferatif sedang, beberapa pembuluh darah yang memberi makan retina tersumbat.
  • Retinopati non-proliferatif yang parah, pembuluh darah yang tersumbat menyebabkan berbagai bagian retina berhenti menerima darah.
  • Retinopati proliferative, tahapan yang terjadi ketika sinyal yang dikirim oleh retina menyebabkan pertumbuhan pembuluh darah yang baru. Pembuluh abnormal rapuh ini tumbuh di sepanjang retina dan di sepanjang permukaan gel vitreous, gel tak berwarna yang mengisi bagian dalam mata.

Mengapa Retinopati Diabetik Terjadi?

Memiliki kadar gula (glukosa) yang tinggi dalam darah, seperti yang disebabkan oleh diabetes, menyebabkan kerusakan pada endotel (bagian penting dari dinding pembuluh darah). Hal ini akan mempengaruhi seluruh sistem peredaran darah tubuh, termasuk pembuluh darah retinal di mata. Diabetes dapat menyebabkan kerusakan retina dengan tiga cara utama seperti:

  • Edema Makula

Penumpukan cairan yang tidak normal di lapisan tipis retina (di makula, tempat paling sensitif dari retina). Penebalan makula mencegah fungsinya yang tepat. Cairan tersebut berasal dari pembuluh darah yang dindingnya tidak berfungsi karena diabetes.

  • Perdarahan Vitreous

Pada retinopati stadium lanjut, pembuluh darah baru (neovessels) terbentuk di dalam mata, yang mudah pecah. Ketika pecah, mereka melepaskan darah ke mata, mencegah jalannya cahaya ke retina.

  • Retinal detachment

Juga pada stadium lanjut dari penyakit ini, retina dapat terlepas, terutama dengan traksi yang dilakukan oleh vitreous dan neovessels. Ketika retina terlepas, ia kehilangan sumber nutrisinya dan oleh karena itu fungsinya.

Vio Optical merupakan klinik mata terpercaya yang menghadirkan pelayanan kesehatan mata terlengkap dengan alat canggih serta staff professional. Anda dapat memperoleh terapi mata minus seperti ortho-k, kacamata, ataupun kontak lens yang sesuai dengan kondisi anda. Pemeriksaan lengkap meliputi screening retina, screening, katarak dan screening glukoma. Segera dapatkan pelayanan kesehatan mata terpercaya dan lengkap bersama Vio Optical Clinic.