Klinik Mata Jakarta – Ortho K atau dalam istilah medis disebut dengan Orthokeratologi merupakan suatu prosedur pengobatan kelainan mata dengan menggunakan lensa kontak rigid gas permeable. Lensa ini digunakan dengan tujuan untuk membentuk ulang permukaan kornea mata. Prosedur ini dilakukan dengan tujuan untuk menghilangkan kelainan refraksi dan menghambat kenaikan minus khususnya pada anak.

Lensa kontak Ortho K akan bekerja dengan memipihkan atau meratakan bagian tengah kornea dan mengubah cahaya yang mengkok saat memasuki mata. Lensa kontak Ortho K bekerja pada malam hari atau saat tidur sehingga ketika anda bangun, penglihatan anda bisa semakin membaik. Akan tetapi kondisi ini hanya bersifat sementara yaitu antara waktu pagi sampai pada sore hari. Saat malam hari kondisi penglihatan anda akan kembali seperti semula.

Walaupun hanya bersifat sementara alias tidak permanen, terapi ortho K memiliki dampak yang cukup besar terhadap kelainan mata penggunanya. Menurut beberapa studi dan penelitian, beberapa orang yang melakukan terapi Ortho K mengalami penurunan angka minus. Dalam  beberapa kasus, terapi Ortho K juga bisa menghambat kenaikan minus mata sehingga jika dilakukan secara rutin bukan tidak mungkin mata minus yang anda alami bisa sembuh secara total.

Prosedur Terapi Ortho K Untuk Mengurangi Mata Minus

Lensa kontak Ortho K bekerja untuk memperbaiki kornea mata sehingga cahaya yang masuk bisa dibelokkan dengan baik sehingga penglihatan menjadi lebih baik. Kornea sendiri merupakan lapusan bening pada permukaan mata yang berbentuk seperti kubah yang memiliki tugas memfokuskan cahaya ke retina dan bertanggung jawab pada kemampuan mata untuk fokus.

Baca juga : Seberapa Amankah Menggunakan Ortho K?

Prosedur Ortho K di mulai dengan pemeriksaan di dokter spesialis lensa kontak Ortho K dengan menggunakan alat bernama corneal topography. Alat ini akan melakukan pemeriksaan pemetaan kornea mata kemudian mendesain secara khusus lensa kontak Ortho K yang sesuai dengan bentuk kornea mata pasien.

Mesin corneal topography tidak akan menyentuh mata pasien sehingga tidak akan menimbulkan rasa sakit pada saat pemeriksaan berlangsung. Jadi anda tidak perlu ragu dan khawatir jika ingin melakukan pemeriksaan dan terapi Ortho K ini. Saat melakukan terapi, lensa kontak Ortho K harus dipakai minimal 6 sampai 8 jam saat malam hari atau saat anda tidur.

Terapi Ortho K Tidak Membutuhkan Waktu Lama Untuk Mendapatkan Hasil

Terapi Ortho K memang tidak memberikan hasil secara instan untuk mengurangi mata minus. Akan tetapi setiap harinya anda bisa melihat dengan jelas serta angka minus mata anda juga akan mengalami penurunan. Hasil terapi Ortho K akan terlihat dalam jangka waktu minimal 2 minggu pemakaian secara rutin namun beberapa pasien juga bisa mengalami peningkatan penglihatan hanya dalam waktu beberapa hari saja.

Dalam studi klinis lensa Ortho K yang disetujui Food anda Drug Administration, sebagain besar pasien mencapai penglihatan 20/40 atau lebih baik. Pada awal terapi mungkin anda akan sedikit merasa tidak nyaman, namun kondisi ini tidak akan lama. Saat mata anda sudah terbiasa dengan benda asing, anda tidak akan mengalami masalah yang berarti.

Itulah ulasan seputar cara kerja terapi Ortho K untuk mengurangi mata minus yang perlu anda ketahui. Walaupun tidak memberikan hasil yang permanen, terapi Ortho K sangat direkomendasikan untuk mengurangi gangguan penglihatan secara instan. Jika dilakukan secara rutin, bukan tidak mungkin mata minus anda akan berkurang atau bahkan sembuh secara total.