Berbagai gangguan penglihatan bisa dialami oleh siapa saja dan tentunya berakibat pada menurunnya ketajaman visual. Gangguan penglihatan seperti mata minus dan silinder sudah bukan merupakan hal yang asing lagi. Bahkan penderitanya terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan setiap tahunnya. Untuk membantu penderita mata minus ataupun silinder agar bisa melihat maka dibutuhkan alat bantu optik. Dimana kacamata menjadi solusi bagi para penderita gangguan penglihatan seperti mata minus dan mata silinder. Meski begitu, masih banyak orang yang belum memiliki kesadaran untuk menggunakan kacamata ataupun enggan menggunakannya karena berbagai alasan.

Sebenarnya banyak mitos yang mengelilingi penggunaan kacamata. Perlu untuk diketahui bahwa kacamata yang digunakan tidak bisa menambah minus yang anda alami. Kacamata merupakan alat bantu optik yang berperan untuk mengoreksi kelainan fokus atau kesalahan bias yang dialami. Dimana penderita mata minus dan silinder memerlukannya untuk menjaga penglihatan yang jelas terlebih supaya kondisi mata tetap rileks dan tidak lelah.

Mata yang mengalami gangguan penglihatan tentu mengalami penurunan ketajaman visual akibat cahaya yang tidak bisa fokus pada retina. Gangguan tersebut bisa menyebabkan berbagai kondisi seperti penglihatan yang buram hingga berbayang atau penglihatan ganda. Kondisi sangat membutuhkan kacamata untuk membantu kinerja mata anda dalam megolah objek yang dilihat. Ketika mata anda mengalami minus ataupun silinder, dan anda tidak menggunakan kacamata maka mata akan bekerja lebih keras. Hal ini dapat merusak saraf pada mata akibat tekanan yang keras pada mata. Bahkan kondisi minus dan silinder anda bisa semakin parah seiring berjalannya waktu.

Mata minus atau rabun jauh merupakan gangguan penglihatan yang umum terjadi pada banyak orang bahkan pada anak-anak juga. Kondisi ini menyebabkan penderitanya kesulitan untuk mengidentifikasi objek pada jarak tertentu khususnya jarak jauh. Mereka akan mengalami penurunan kemampuan untuk melihat tanda atau rambu lalu lintas serta tulisan pada papan tulis. Berbeda dengan mata minus yang seringkali memunculkan gejala seperti visi yang buram, gejala dari mata silinder pada awalnya tidak begitu terasa. Sehingga tidak sedikit penderita mata silinder yang tidak menyadarinya. Lama-kelamaan gejala silinder bisa muncul dengan kondisi yang semakin parah seperti pandangan kabur, sakit kepala, hingga komplikasi lainnya.

Baca Juga: Tips Mengurangi Mata Lelah Saat Beraktivitas di Depan Gadget

Mata silinder merupakan salah satu jenis gangguan penglihatan yang ditandai dengan munculnya penglihatan baik itu jarak jauh atau jarak dekat yang kabur. Penderita gangguan mata silinder juga cenderung sensitif terhadap cahaya, khususnya di malam hari. Kondisi tersebut disebabkan oleh adanya kelengkungan kornea mata yang tidak merata. Untuk itu, pemakaian kacamata sangat disarankan baik bagi penderita mata silinder maupun mata minus.

Kacamata dapat membantu penderita gangguan penglihatan seperti mata minus dan silinder untuk bisa beraktivitas dengan lebih baik. Selain itu, tingkat minus dan silinder bisa meningkat atau bertambah tinggi jika anda tidak menggunakan kacamata karena mata dipaksa untuk bekerja keras tanpa bantuan. Selain itu, risiko yang mungkin muncul karena anda tidak menggunakan kacamata ketika menderita gangguan penglihatan diantaranya:

1.    Makin Sulit Melihat dan Sering Sakit Kepala

Tidak memakai kacamata akan mengganggu kehidupan sehari-hari karena anda mungkin tidak bisa melihat dengan baik. Anda bisa saja menabrak ataupun tersandung sesuatu. Tidak mampu mengidentifikasi suatu objek, hingga kesulitan membaca atau melihat di malam hari.

2.    Mata Malas

Mata malas sendiri adalah penurunan kemampuan melihat pada salah satu mata yang disebabkan oleh perkembangan daya lihat yang tidak normal ketika bayi atau anak-anak. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh adanya masalah daya lihat yang mengganti jalur saraf di antara retina. Saat kondisi gangguan penglihatan dibiarkan begitu saja tanpa bantuan kacamata maka beresiko memunculkan mata malas.

3.    Pusing dan mata sering lelah

Penglihatan yang terganggu atau tidak jelas bisa mempengaruhi kinerja otak. Sinyal informasi yang seharusnya diterima oleh otak akan terganggu, sehingga otak harus mengolah lagi objek atau gambar yang dilihat. Hal ini bisa menyebabkan seseorang merasa pusing. Selain itu, otak yang bekerja terlalu keras untuk bisa menerjemahkan gambar akan membuat anda mudah lelah.

Anda membutuhkan layanan kesehatan mata yang terpercaya dan profesional? Segera kunjungi Vio Optical Clinic yang menawarkan berbagai layanan kesehatan mata terbaik untuk anda dan keluarga. Kami memberikan layanan kacamata dan berbagai soft lenses dengan kualitas dan standar kesehatan terbaik. Vio Optical Clinic memiliki peralatan medis yang memadai dan canggih serta para staff professional yang siap untuk memberikan pelayanan terbaik untuk anda. Dapatkan layanan kesehatan mata terpercaya hanya bersama Vio Optical Clinic.