Klinik Mata Bekasi – Anda mungkin siap menghadapi mual di pagi hari atau pergelangan kaki bengkak, tetapi bagaimana dengan mata kering dan penglihatan kabur? Perubahan hormon yang terjadi saat masa kehamilan dapat mempengaruhi mata dan penglihatan Anda, jadi apa dampaknya ketika ibu hamil melakukan pemakaian lensa kontak? Mungkin sebelumnya Anda menggunakan lensa kontak maupun Ortho-K sebagai upaya terapi mata minus. Jika Anda bertanya-tanya, bolehkah saya memakai lensa kontak selama kehamilan?

Mari cari tahu apa arti kehamilan bagi Anda sebagai pemakai lensa kontak, sehingga Anda dapat mengatasi gejala apa pun dan membuat keputusan yang tepat tentang kesehatan mata Anda selama periode transformatif ini.

Apakah Lensa Kontak Aman Dipakai saat Hamil?

Jawaban singkatnya adalah, ya, dalam banyak kasus, sangat aman untuk terus menggunakan lensa kontak selama kehamilan. Namun, penelitian menunjukkan bahwa resep kacamata baru dan lensa kontak lebih baik dihindari selama kehamilan, dan sebaiknya ditunda selama beberapa minggu setelah melahirkan. Jika Anda benar-benar mengalami gangguan penglihatan yang sangat mengganggu, segera konsultasikan dengan spesialis mata.

Salah satu kekhawatiran umum di kalangan wanita hamil adalah risiko terkena infeksi mata saat menggunakan lensa kontak. Meskipun resikonya umumnya rendah, namun sangat penting untuk menjaga kebersihan yang tepat saat menangani lensa Anda. Pastikan untuk mencuci tangan Anda dengan sabun dan air, lalu keringkan secara menyeluruh sebelum memasukkan atau melepas lensa. Jangan sampai Anda tidur dengan tetap memakai lensa kontak pada mata Anda.

Mengapa Penglihatan Saya Berubah Selama Kehamilan?

Selama kehamilan, tubuh Anda mengalami banyak perubahan hormonal, yang dapat mempengaruhi berbagai aspek kesehatan Anda, termasuk mata. Hal ini karena mata Anda dipengaruhi oleh fluktuasi hormon yang sama, retensi cairan, dan perubahan fisiologis kehamilan lainnya yang berkontribusi pada masalah terkait seperti kembung dan kaki serta pergelangan kaki yang bengkak.

Meskipun perubahan ini biasanya ringan dan bersifat sementara, penting untuk memantau kesehatan mata Anda secara cermat dan berkonsultasi dengan spesialis mata Anda dan melakukan terapi mata minus jika Anda merasakan rabun jauh karena perubahan yang signifikan atau ketidaknyamanan. Mari pelajari lebih lanjut tentang apa saja perubahan ini dan mengapa hal itu terjadi.

Mata kering

Salah satu masalah mata yang paling umum terjadi selama kehamilan dan menyusui adalah mata kering. Ini terjadi ketika mata Anda tidak memproduksi air mata yang cukup untuk melumasinya secara memadai, sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman, kemerahan, dan sensasi berpasir.

Baca Juga: Apa yang Harus Dipersiapkan Saat akan Menemui Optometris di Klinik Mata?

Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya

Banyak wanita hamil melaporkan peningkatan sensitivitas terhadap cahaya, suatu kondisi yang dikenal sebagai fotofobia. Sensitivitas ini dapat menyulitkan Anda untuk menoleransi cahaya terang atau silau, sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dan ketegangan mata. Perubahan hormon selama kehamilan dapat mempengaruhi ukuran pupil dan bagaimana mata bereaksi terhadap cahaya, sehingga meningkatkan sensitivitas. Mengenakan kacamata hitam dengan perlindungan UV dan menghindari lingkungan yang terlalu terang dapat membantu meminimalkan ketidaknyamanan.

Penglihatan kabur

Penglihatan kabur adalah keluhan umum lainnya di antara wanita hamil, terutama selama tahap akhir kehamilan. Hal ini dapat terjadi karena perubahan hormon, retensi cairan dan peningkatan tekanan pada mata dan saraf optik. Dalam beberapa kasus, perubahan kelengkungan atau ketebalan kornea juga dapat menyebabkan penglihatan kabur.

Masalah mata selama kehamilan

Sebagian besar masalah biasanya bersifat ringan dan sementara, dan penglihatan Anda akan kembali normal setelah bayi Anda lahir. Namun, beberapa masalah yang terkait dengan kehamilan mungkin memerlukan perhatian medis. Preeklampsia dan diabetes gestasional merupakan kondisi medis serius yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin selama kehamilan.

Apakah Anda dan keluarga membutuhkan layanan kesehatan mata? Segera kunjungi Vio Optical Clinic. VIO Optical Clinic adalah Eyecare yang profesional dan juga terpercaya yang selalu ada untuk membantu Anda dan keluarga meningkatkan kualitas penglihatan menjadi lebih baik melalui layanan terapi mata minus, salah satunya adalah terapi Ortho K (Orthokeratology) untuk terapi pengobatan dan mengurangi tingkat minus seseorang yang mengalami mata minus atau rabun jauh.

VIO Optical Clinic sudah didirikan sejak tahun 2013 terletak di Harapan Indah dan Grand Galaxy City – Bekasi dan berada di bawah naungan Dokter Optometri lulusan Cebu Doctor University Phillipine yang berpengalaman. Selain itu, juga mendapatkan sertifikasi oleh Fellow American Academy of Optometry (FAAO) serta memiliki spesialisasi di bidang Vision Therapy (Terapi Penglihatan) yang memiliki kualitas skala internasional. Tidak hanya Dokter Optometri, VIO Optical Clinic juga bekerja sama dengan para Dokter Spesialis Mata yang juga siap membantu Anda dan keluarga untuk menangani berbagai permasalahan pada mata.

VIO Optical Clinic juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh dengan peralatan medis canggih yang lengkap. Jadi, percayakan kesehatan mata Anda dan/ keluarga bersama layanan kesehatan mata dari Vio Optical Clinic. Dan jangan lupa kunjungi juga channel kami VIO OPTICAL Clinic untuk melihat lebih dekat profesionalitas kami dalam perawatan kesehatan mata keluarga Indonesia.