Sering Mengalami Mata Merah? Ketahui 6 Cara Mencegahnya

Klinik Mata Bekasi – Konjungtivitis yang kadang-kadang dikenal sebagai mata merah, adalah penyakit umum yang disebabkan oleh peradangan pada konjungtiva, yaitu pembuluh darah kecil di permukaan mata. Akibatnya, mata tampak berwarna merah muda atau merah tua. Mata merah dapat menyerang satu atau kedua mata. Mata merah disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah kecil di antara konjungtiva […]

Klinik Mata Bekasi – Konjungtivitis yang kadang-kadang dikenal sebagai mata merah, adalah penyakit umum yang disebabkan oleh peradangan pada konjungtiva, yaitu pembuluh darah kecil di permukaan mata. Akibatnya, mata tampak berwarna merah muda atau merah tua. Mata merah dapat menyerang satu atau kedua mata.

Mata merah disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah kecil di antara konjungtiva yang menutupi mata dan sklera, atau bagian putih mata. Penyakit ini sering kali merupakan reaksi tubuh terhadap iritasi atau peradangan eksternal. Mata merah bisa bersifat ringan dan sembuh dengan sendirinya, tetapi jika tidak kunjung sembuh, tetap memerlukan perhatian medis dari klinik mata Bekasi.

Kementerian Kesehatan Indonesia menyatakan bahwa cara terbaik untuk mencegah iritasi lebih lanjut adalah dengan menjaga kebersihan mata. Konjungtivitis dan infeksi mata dapat menular ke orang lain, sehingga pengobatan yang tepat sangat penting.

Apa Penyebab Mata Merah?

Mata merah umumnya disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah di sklera, atau bagian putih mata.

  • Infeksi: Mata merah sering disebabkan oleh penyakit bakteri atau virus. Kontak langsung atau tidak langsung dengan orang yang terinfeksi dapat menularkan infeksi.
  • Alergi: Kemerahan pada mata kiri dapat disebabkan oleh alergi terhadap debu, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, atau zat lain.
  • Iritasi: Paparan asap, debu, bahan kimia, atau penggunaan lensa kontak yang tidak tepat dapat menyebabkan iritasi.
  • Benda asing: Debu dan pasir adalah contoh benda asing yang dapat mengiritasi dan membuat mata merah.
  • Blefaritis: Kemerahan dan ketidaknyamanan dapat disebabkan oleh blefaritis, yaitu peradangan pada kelopak mata.
  • Glaukoma Akut: Meskipun jarang terjadi, glaukoma sudut tertutup akut dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, kemerahan, dan kebutaan. Penyakit ini perlu segera ditangani.

Apa yang Harus Dilakukan untuk Menghindari Mata Merah?

  • Hindari riasan mata: Disarankan untuk tidak menggunakan riasan mata saat menderita penyakit ini. Untuk menghindari masalah ini, selalu bersihkan riasan mata dengan alat dan teknik yang tepat.
  • Hindari menggaruk: Anda sebaiknya tidak menggaruk mata saat menderita penyakit ini. Segera dapatkan bantuan medis jika mata Anda gatal dan terasa tidak nyaman.
  • Hindari lensa kontak
    • Anda sebaiknya tidak memakai lensa kontak jika mengalami masalah ini.
    • Saat mengalami kondisi ini, hindari memakai lensa kontak terlalu sering.
    • Pastikan larutan penyimpanan lensa kontak Anda masih berkualitas baik.

Baca Juga: Mata Minus Dibiarkan? Ini Efek Jangka Panjang Tidak Memakai Kacamata Minus

  • Istirahatkan mata Anda: Anda dapat menutup mata atau menjauhi perangkat elektronik untuk memberi istirahat sejenak pada mata. Dengan mengonsumsi berbagai makanan yang kaya akan nutrisi yang dibutuhkan mata, Anda juga dapat menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu, hindari merokok karena paparan asap rokok dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada mata. Tergantung pada penyebabnya, sejumlah tetes mata yang dijual bebas juga tersedia untuk mengobati penyakit ini.
  • Gunakan tetes mata sintetis: Secara klinis, tetes mata juga disebut tetes mata buatan disebut sebagai tetes penenang. Tetes mata ini tersedia tanpa resep. Tetes mata ini dirancang untuk melembabkan mata yang kering dan teriritasi. Sebagai pengobatan umum, tetes mata sebaiknya digunakan secara teratur. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa kebanyakan orang tidak menggunakannya cukup sering.
  • Tetes mata dengan antihistamin: Tetes mata antihistamin adalah salah satu cara untuk mengobati kemerahan pada mata kiri atau kanan. Misalnya, gatal, kemerahan, nyeri, sensasi terbakar, atau pembengkakan adalah beberapa gejala alergi mata yang dapat diatasi oleh tetes mata ini. Meskipun beberapa tetes mata antihistamin ini dapat dibeli tanpa resep, yang lain memerlukan resep dokter dari klinik mata Bekasi. Untuk mengurangi kemerahan, tetes mata ini menyempitkan pembuluh darah yang membesar.

Apakah Anda dan keluarga membutuhkan layanan kesehatan mata? Segera kunjungi Vio Optical Clinic. VIO Optical Clinic adalah klinik mata Bekasi yang profesional dan juga terpercaya yang selalu ada untuk membantu Anda dan keluarga meningkatkan kualitas penglihatan menjadi lebih baik melalui layanan Vision Therapy, salah satunya adalah terapi Ortho K (Orthokeratology) untuk terapi pengobatan dan mengurangi tingkat minus seseorang yang mengalami mata minus atau rabun jauh.

VIO Optical Clinic sudah didirikan sejak tahun 2013 terletak di Harapan Indah dan Grand Galaxy City – Bekasi dan berada di bawah naungan Dokter Optometri lulusan Cebu Doctor University Phillipine yang berpengalaman. Selain itu, juga mendapatkan sertifikasi oleh Fellow American Academy of Optometry (FAAO) serta memiliki spesialisasi di bidang Vision Therapy (Terapi Penglihatan) yang memiliki kualitas skala internasional. Tidak hanya Dokter Optometri, VIO Optical Clinic juga bekerja sama dengan para Dokter Spesialis Mata yang juga siap membantu Anda dan keluarga untuk menangani berbagai permasalahan pada mata.

VIO Optical Clinic juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh dengan peralatan medis canggih yang lengkap. Jadi, percayakan kesehatan mata Anda dan/ keluarga bersama layanan kesehatan mata dari Vio Optical Clinic. Dan jangan lupa kunjungi juga channel kami VIO OPTICAL Clinic untuk melihat lebih dekat profesionalitas kami dalam perawatan kesehatan mata keluarga Indonesia.