Tidak Memakai Kacamata Saat Miopia, Apa Dampaknya bagi Mata dan Aktivitas Harian?

Klinik Mata Jakarta – Apakah Anda menderita minus mata tetapi terlalu malas untuk memakai kacamata? Banyak orang di komunitas kita percaya bahwa mereka tidak perlu memakai kacamata jika rabun jauhnya hanya ringan. Pada kenyataannya, orang yang menderita rabun jauh dan tidak memakai kacamata akan semakin parah dan mengalami penglihatan yang semakin kabur. Anda harus menyadari […]

Klinik Mata Jakarta – Apakah Anda menderita minus mata tetapi terlalu malas untuk memakai kacamata? Banyak orang di komunitas kita percaya bahwa mereka tidak perlu memakai kacamata jika rabun jauhnya hanya ringan. Pada kenyataannya, orang yang menderita rabun jauh dan tidak memakai kacamata akan semakin parah dan mengalami penglihatan yang semakin kabur. Anda harus menyadari risiko yang terkait dengan rabun jauh tanpa kacamata dalam aktivitas sehari-hari, selain kemungkinan rabun jauh semakin parah.

Dampak Tidak Memakai Kacamata untuk Minus Mata

Bagi penderita mata minus, kacamata atau lensa kontak bukanlah “obat”. Keduanya adalah alat yang dapat memperbaiki penglihatan dengan mengoreksi mata. Teman-teman yang menderita rabun jauh sebaiknya memakai kacamata setiap hari meskipun bukan solusi. Bagi Anda yang sangat rabun jauh dan sudah mengalami penglihatan kabur, hal ini terutama berlaku. Pasien miopia yang tidak memakai kacamata mungkin mengalami kesulitan dalam aktivitas sehari-hari.

Namun, ada beberapa masalah yang dapat terjadi, termasuk sakit kepala, kelelahan, dan ketegangan mata. Mengemudi atau melakukan pekerjaan berisiko tinggi adalah dua aktivitas yang membuat situasi ini semakin berbahaya. Kemungkinan kecelakaan di tempat kerja dan kecelakaan lalu lintas akan meningkat sebagai akibatnya.

Perkembangan anak-anak mungkin lambat dan mereka mungkin mengalami kesulitan belajar. Anak-anak biasanya akan mengalami penurunan prestasi akademik serta berbagai keluhan lain jika tidak segera diobati.

Risiko Tidak Memakai Kacamata untuk Miopia

Orang yang menderita miopia akan semakin parah jika tidak memakai kacamata. Selain itu, pasien yang mengobati atau memperbaiki miopia mungkin mengalami berbagai masalah terkait miopia. Mata malas dan strabismus (mata juling) dapat terjadi pada anak-anak dengan miopia yang tidak diobati. Pasien dengan mata malas memiliki penglihatan yang tidak berkembang pada satu mata, sedangkan mereka yang memiliki mata juling melihat mata mereka mengarah ke arah yang berbeda.

Miopia parah pada dewasa dapat menyebabkan retina terlepas, katarak, dan glaukoma. Tekanan mata yang meningkat adalah gejala glaukoma pada orang dengan miopia. Sementara itu, area kabur akan muncul pada pasien miopia yang memiliki katarak pada lensa mata mereka. Dalam keadaan ekstrim, retina dapat terlepas dan perlu segera diobati untuk menghindari kebutaan.

Baca Juga: Masalah Mata Datang Diam-Diam, Pemeriksaan Rutin Jadi Kunci Pencegahan

Apakah Memakai Kacamata Secara Teratur Membuat Miopia Semakin Parah?

Namun, banyak orang beranggapan bahwa memakai kacamata secara teratur dapat membuat minus matasemakin parah. Anggapan ini, bagaimanapun, tidak benar dan tidak boleh diikuti. Orang dengan miopia yang tidak memakai kacamata sering mengernyitkan mata, menurut spesialis mata Florence Manurung di Kompas.com.

Tujuannya adalah agar mata dapat melihat objek yang jauh. Florence menyatakan bahwa orang dengan miopia yang sering mengernyitkan mata sebenarnya membutuhkan kacamata yang lebih kuat. Hal ini terjadi karena lensa mata menyesuaikan diri dengan lebih kuat, yang memperpanjang bola mata dan memperburuk miopia. Baik dewasa maupun anak-anak dapat terkena penyakit ini.

Cara Mencegah Perburukan Miopia

Meskipun miopia tidak dapat disembuhkan, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mata, termasuk:

  • Kurangi waktu yang dihabiskan untuk menggunakan layar atau perangkat digital
  • Regangkan otot mata dengan beristirahat dari layar. Anda dapat melihat objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik setelah 20 menit, atau menerapkan teknik 20-20-20.
  • Hindari bekerja atau membaca di area yang minim cahaya.
  • Kenakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari sinar matahari saat berada di luar ruangan.
  • Gunakan pelindung mata saat berpartisipasi dalam olahraga atau aktivitas lain yang berisiko menyebabkan cedera.
  • Berhenti merokok
  • Lakukan pemeriksaan mata secara teratur.

Apakah Anda dan keluarga membutuhkan layanan kesehatan mata? Segera kunjungi Vio Optical Clinic. VIO Optical Clinic adalah Eyecare yang profesional dan juga terpercaya yang selalu ada untuk membantu Anda dan keluarga meningkatkan kualitas penglihatan menjadi lebih baik melalui layanan Vision Therapy, salah satunya adalah terapi Ortho K (Orthokeratology) untuk terapi pengobatan dan mengurangi tingkat minus seseorang yang mengalami mata minus atau rabun jauh.

VIO Optical Clinic sudah didirikan sejak tahun 2013 terletak di Harapan Indah dan Grand Galaxy City – Bekasi dan berada di bawah naungan Dokter Optometri lulusan Cebu Doctor University Phillipine yang berpengalaman. Selain itu, juga mendapatkan sertifikasi oleh Fellow American Academy of Optometry (FAAO) serta memiliki spesialisasi di bidang Vision Therapy (Terapi Penglihatan) yang memiliki kualitas skala internasional. Tidak hanya Dokter Optometri, VIO Optical Clinic juga bekerja sama dengan para Dokter Spesialis Mata yang juga siap membantu Anda dan keluarga untuk menangani berbagai permasalahan pada mata.

VIO Optical Clinic juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh dengan peralatan medis canggih yang lengkap. Jadi, percayakan kesehatan mata Anda dan/ keluarga bersama layanan kesehatan mata dari Vio Optical Clinic. Dan jangan lupa kunjungi juga channel kami VIO OPTICAL Clinic untuk melihat lebih dekat profesionalitas kami dalam perawatan kesehatan mata keluarga Indonesia.