Klinik Mata Jakarta – Salah satu gadget yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari adalah telepon seluler. Bahkan saat akan tidur, orang-orang bisa menghabiskan berjam-jam menatap layar ponsel mereka. Tubuh manusia dapat mengalami dampak negatif akibat ketergantungan ini. Mata adalah salah satu bagian tubuh yang dapat terpengaruh secara negatif oleh penggunaan ponsel. Kebiasaan ini dapat merusak retina, terutama jika dilakukan tepat sebelum tidur.
Namun, bagaimana hal ini terjadi dan menyebabkan konsekuensi negatif pada bagian dalam mata? Temukan jawabannya dengan membaca lebih lanjut! Jangan pernah lupa untuk memeriksakan kondisi mata secara rutin di klinik matasebagai upaya pencegahan gangguan mata yang mungkin menyerang.
Retina Anda dapat rusak jika menggunakan smartphone tepat sebelum tidur. Setelah hari kerja yang melelahkan, saatnya bersantai di malam hari. Anda mungkin ingin melihat apa yang terjadi di sekitar Anda sepanjang hari saat berbaring di tempat tidur. Media sosial, yang berguna untuk berkomunikasi dengan teman, adalah salah satu hal paling populer untuk dilihat. Banyak orang memeriksa ponsel mereka selama berjam-jam sebelum tidur. Namun, perilaku tidak sehat ini dapat merusak retina. Karena ponsel menggunakan cahaya untuk menciptakan gambar, penggunaannya sebelum tidur memiliki efek negatif.
Ponsel memancarkan cahaya biru, yang merupakan bagian dari spektrum cahaya. Hal ini dapat memiliki konsekuensi negatif karena paparan cahaya tinggi dari ponsel dalam kegelapan dapat secara langsung merusak penglihatan dan menyebabkan penyakit mata serius. Paparan langsung terhadap cahaya biru yang dipancarkan oleh ponsel dianggap sebagai kebiasaan yang dapat merusak retina. Degenerasi makula, suatu gangguan yang dapat menyebabkan orang kehilangan penglihatan pusat, dapat dipicu oleh cahaya ini.
Selain itu, beberapa sumber mengklaim bahwa paparan cahaya biru dan katarak terkait. Namun, hubungan antara kedua kondisi ini belum terbukti. Meskipun demikian, Anda perlu mengurangi perilaku yang dapat merusak retina. Oleh karena itu, Anda perlu menggunakan ponsel secara bijak untuk mencegah konsekuensi negatif.
Konsekuensi Tambahan Menggunakan Ponsel di Malam Hari
Kebiasaan menggunakan ponsel secara terus-menerus dapat merusak retina, tetapi ada konsekuensi negatif lainnya. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui untuk mengurangi konsekuensi negatif yang dapat mempengaruhi hidup Anda:
Gangguan Pola Tidur
Salah satu konsekuensi menggunakan ponsel sebelum tidur adalah dapat mengganggu jadwal tidur Anda. Hormon yang mengontrol siklus tidur seseorang, melatonin, dapat terganggu oleh cahaya biru yang dihasilkan ponsel. Anda masih bisa merasa lelah di malam hari dan membutuhkan tidur tambahan. Penyakit jantung, kenaikan berat badan, kesedihan, dan kecemasan adalah beberapa konsekuensi serius yang juga dapat timbul dari kebiasaan menggunakan perangkat seluler di malam hari. Oleh karena itu, Anda harus selalu berhati-hati saat menggunakan ponsel di malam hari.
Baca Juga: Ketika Anak Sulit Melihat Jauh, Ini Cara Cerdas bagi Orang Tua untuk Mengatasinya
Risiko Kanker yang Meningkat
Risiko kanker yang meningkat adalah konsekuensi negatif lain dari penggunaan ponsel sebelum tidur. Hal ini disebabkan oleh sifat antioksidan melatonin yang kuat, yang penting untuk pertahanan alami tubuh terhadap kanker. Risiko kanker meningkat ketika produksi melatonin menurun.
Memang benar bahwa satu malam gangguan hormon tidak akan menimbulkan resiko besar. Namun, risiko kanker akan meningkat secara dramatis jika hal ini menjadi kebiasaan. Peradangan yang meningkat dan sistem kekebalan yang melemah juga dapat terjadi akibat hal ini. Sangat penting untuk segera membawanya pergi menemui spesialis mata di klinik mata terpercaya Anda.
Apakah Anda dan keluarga membutuhkan layanan kesehatan mata? Segera kunjungi Vio Optical Clinic. VIO Optical Clinic adalah klinik mata yang profesional dan juga terpercaya yang selalu ada untuk membantu Anda dan keluarga meningkatkan kualitas penglihatan menjadi lebih baik melalui layanan Vision Therapy, salah satunya adalah terapi Ortho K (Orthokeratology) untuk terapi pengobatan dan mengurangi tingkat minus seseorang yang mengalami mata minus atau rabun jauh.
VIO Optical Clinic sudah didirikan sejak tahun 2013 terletak di Harapan Indah dan Grand Galaxy City – Bekasi dan berada di bawah naungan Dokter Optometri lulusan Cebu Doctor University Phillipine yang berpengalaman. Selain itu, juga mendapatkan sertifikasi oleh Fellow American Academy of Optometry (FAAO) serta memiliki spesialisasi di bidang Vision Therapy (Terapi Penglihatan) yang memiliki kualitas skala internasional. Tidak hanya Dokter Optometri, VIO Optical Clinic juga bekerja sama dengan para Dokter Spesialis Mata yang juga siap membantu Anda dan keluarga untuk menangani berbagai permasalahan pada mata.
VIO Optical Clinic juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh dengan peralatan medis canggih yang lengkap. Jadi, percayakan kesehatan mata Anda dan/ keluarga bersama layanan kesehatan mata dari Vio Optical Clinic. Dan jangan lupa kunjungi juga channel kami VIO OPTICAL Clinic untuk melihat lebih dekat profesionalitas kami dalam perawatan kesehatan mata keluarga Indonesia.



