Apa itu Mata Merah?

Mata merah, yang disebut juga dengan Konjungtivitis, adalah sebuah pembengkakan pada lapisan tipis dan bening di bagian putih mata dan di dalam kelopak mata (Konjungtiva).

Mata merah (Konjungtivitis) bisa terjadi akibat beberapa faktor. Kebanyakan dokter menyebutnya dengan istilah “Pink Eye” yang hanya mengacu kepada Konjungtivitis Viral, yaitu infeksi yang menular akibat beberapa macam virus. Kondisi gangguan penglihatan yang umum terjadi ini biasanya memang mudah untuk diobati. Namun, yang perlu Anda ketahui adalah mata merah bisa dihindari loh, Healthy Peeps! Ada jenis mata merah yang bisa mengakibatkan penyakit mata yang serius jika dibiarkan begitu saja.

Semua orang bisa menderita mata merah, tapi pegawai kantoran atau pertokoan, anak-anak sekolah, anak kuliah, guru-guru sangat beresiko tinggi menderita mata merah yang menular karena mereka bekerja dan berinteraksi berdekatan dengan orang-orang.

Ini dia yang Anda perlu ketahui mengenai  Mata Merah (Konjungtivitis)

 

Tipe umum konjungtivitis berdasarkan penyebabnya, yaitu;

  • Viral Conjungtivitis. Tipe ini disebabkan oleh virus, yang sama seperti penyebab flu pada umumnya. Tipe mata merah yang ini beresiko menular, namun akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari.
  • Bacterial Conjunctivitis. Tipe ini disebabkan oleh bakteri, tipe mata merah yang ini bisa mengakibatkan penyakit mata yang serius jika tidak ditangani dengan segera.
  • Allergic Conjunctivitis. Tipe ini disebabkan akibat iritasi seperti dari debu, bulu binatang, atau partikel-pastikel asing lainnya.

Gejala-gejala mata merah

Gejala umum yang terjadi jika Anda menderita mata merah atau konjungtivitis adalah penampilan mata Anda yang memerah. Gejala-gejala yang lainnya tergantung dari tipe konjungtivitisnya seperti apa.

  • Gejala Viral Conjunctivitis. Gejalanya meliputi mata berair, rasa gatal, atau sensitive terhadap cahaya. Satu atau kedua mata bisa terinfeksi. Tipe mata merah ini beresiko tinggi untuk menular dan bisa menyebar dengan batuk atau bersin.
  • Gejala Bacterial Conjunctivitis. Bentuknya seperti kotoran mata yang berwarna hijau kekuningan dan terletak di pojok mata. Dalam beberapa kasus, kotoran ini cukup berbahaya yang bisa mengakibatkan kelopak mata Anda menempel saat Anda bangun. Bisa terjadi pada satu atau kedua mata. Tipe mata merah ini sangat menular, bisa dari kontak langsung dengan tangan yang terinfeksi atau benda-benda yang sempat menyentuh mata.
  • Gejala Allergic Conjunctivitis. Gejala ini muncul dengan mata berair, perih, gatal dan biasanya disertai dengan hidung beringus, dan sensitif terhadap cahaya. Tipe mata merah ini bisa terjadi pada kedua mata, tapi tidak menular.

Cara mengobati mata merah (konjungtivitis)

Cara mengobati mata merah tergantung dari jenis mata merah atau konjungtivitis itu sendiri.

  • Tipe Viral Conjunctivitis. Dalam banyak kasus, mata merah tipe ini akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari tanpa adanya tindakan medis. Aplikasikan kain yang direndam dengan air dingin ke mata beberapa kali sehari bisa meredakan gejala tipe mata merah yang satu ini.
  • Tipe Bacterial Conjunctivitis. Dokter biasanya akan memberikan sejenis obat tetes antibiotic atau salep untuk mengatasi mata merah yang disebabkan oleh bakteri.
  • Tipe Allergic Conjunctivitis. Anda bisa meminta pada dokter mata obat alergi yang bisa mengatasi mata merah untuk tipe yang satu ini sehingga bisa mencegah gejala mata merah yang disebabkan oleh alergi.

Seringkali cukup sulit bagi kita untuk bisa membedakan tipe-tipe mata merah (konjungtivitis) jika lihat dari gejala-gejalanya (atau ada kondisi penyakit lain yang Anda alami yang menyebabkan Anda mengalami mata merah).

Kondisi yang berhubungan dengan mata merah (konjungtivitis) meliputi mata kering. Dan tahukah Anda? Mata merah yang disebabkan oleh bakteri terkadang bisa mengakibatkan kebutaan.

Oleh sebab itu, jika Anda mengalami gejala mata merah atau merasa iritasi pada mata Anda, Anda harus segera mengunjungi Dokter Mata atau Eye Care Professional.

Jika Anda menggunakan lensa kontak dan Anda mengalami mata merah dan iritasi, segera lepas lensa kontak Anda dan gunakan kacamata saja sebagai penggantinya untuk sementara sampai dokter periksa mata Anda dan memberikan solusi untuk kondisi mata Anda.

9 tips penting untuk mencegah mata merah

Nah, sekarang Anda sudah tahu dasar dari mata merah, jenis, dan penyebabnya. Sekarang apa yang bisa Anda lakukan untuk melindungi diri Anda dan keluarga dari mata merah?

Berikut 9 tips penting untuk mencegah mata merah;

  1. Jangan pernah menggunakan barang pribadi untuk dipakai bersama seperti handuk, kosmetik, tissue, dll.
  2. Tutup mulut dan hidung Anda ketika batuk. Saat batuk dan bersin, hindari mengucek dan menggaruk mata Anda.
  3. Cuci tangan Anda sesering mungkin. Khususnya jika Anda banyak menghabiskan waktu di tempat umum seperti sekolah, kampus, kantor, dll.
  4. Selalu bawa hand sanitizer dan gunakan seperlunya.
  5. Jaga meja, kamar mandi, keran air selalu bersih dengan menggunakan antiseptic.
  6. Jika Anda ada alergi musiman, kunjungi Dokter untuk diberikan penanganan lebih lanjut.
  7. Jika Anda menggunakan lensa kontak, ikuti anjuran dan saran dari Dokter Mata untuk perawatan lensa kontaknya, gunakan cairan lensa kontak dengan baik atau jika mau ganti dengan penggunaan lensa kontak harian.
  8. Saat berenang, gunakan kacamata renang yang melindungi mata Anda dari bakteri dan mikroorganisme lainnya yang terdapat di air yang beresiko konjungtivitis.
  9. Sebelum mandi, lepas lensa kontak Anda untuk menghindari bakteri yang terjebak antara mata dan lensa Anda.

Setiap orang bisa terkena mata merah (konjungtivitis) dan kondisinya tak kunjung membaik, segera kunjungi Dokter Mata dan Eye Care Professional seperti VIO Optical Clinic. VIO melayani pelayanan pemeriksaan mata lengkap dan pendeteksian dini penyakit mata serta memberikan solusi yang terpercaya untuk kesehatan mata Anda. Klik tombol di bawah ini;