Klinik Mata JakartaSakit kepala yang berjalan di belakang mata dapat jadi gejala terdapatnya persoalan mata atau suatu hal yang lebih serius. Umumnya orang yang mengeluh sakit kepala di belakang mata atau ke-2 matanya merasakan sensasi berdenyut, mata mulai

kencang, panas, perih, dan nyeri yang sangat tajam. Banyak penyebab yang mengakibatkan orang dapat mengalami sakit kepala di belakang mata.

1. Mata kering
Mata kering biasanya berjalan bagi mereka yang lebih banyak bekerja di depan komputer. Orang yang mengalami mata kering biasanya merasakan gatal, panas, dan nyeri tajam pada matanya. Jika kekeringan mata berjalan lama maka bakal mengakibatkan keluarnya air mata terlalu berlebih sebagai tanggapan iritasi untuk merawat diri dari pengeringan lebih lanjut.

Anda dapat gunakan obat tetes air mata agar mata lagi lembab, tapi Anda kudu segera konsultasi ke dokter jikalau mengalami keluhan yang lebih parah.

2. Gangguan refraksi
Saat Anda mengalami problem refraksi seringnya bakal mengakibatkan kelelahan mata dan ketidaknyamanan di daerah mata. Sakit kepala di belakang mata biasanya disebabkan akibat terdapatnya astigmatisme, rabun dekat dan rabun jauh.

3. Skleritis
Skleritis adalah penyakit radang selaput putih (sklera mata). Jika Anda mengalami mata merah disertai rasa sakit yang intens, Anda kudu segera jalankan kontrol ke dokter mata.

4. Orbital inflammatory syndrome
Orbit adalah bagian tulang tengkorak yang berongga, daerah mata dan susunan sekelilingnya berada. Penyakit orbita dapat timbul dari didalam orbita itu sendiri atau sebagai bagian dari penyakit sistemik yang memengaruhi sebagian jaringan atau organ tubuh. Peradangan dapat berjalan di daerah ini, tapi penyebab sudah pasti tetap susah ditentukan. Rasa sakit dan ketidaknyamanan berjalan dikala mata melirik ke kanan-kiri atau atas-bawah dan kala daerah kira-kira mata di sentuh.

5. Kelumpuhan saraf kranial
Saraf kranial adalah saraf yang nampak dari otak melewati lubang-lubang di tengkorak. Saraf ini berguna untuk mengumpulkan dan mengirim Info antara otak dan bagian tubuh lainnya. Bila satu atau lebih saraf mengalami inflamasi dan

Baca Juga :

Sakit Kepala Disertai Pusing dan Mata Terasa Sakit, Apa Penyebabnya?

terluka maka dapat mengakibatkan beragam problem layaknya penglihatan ganda, kelopak mata terkulai, perubahan ukuran pupil dan bahkan rasa sakit yang penting di daerah mata. Diabetes adalah salah satu penyebab paling umum kelumpuhan saraf kranial.

6. Neuritis optik
Neuritis optik adalah suasana mata yang mana lapisan mielin pada saraf optik meradang agar memengaruhi saraf optik dan berpotensi mengakibatkan kebutaan. Seseorang yang mengalami neuritis optik biasanya mengalami gejala layaknya sakit mata , penurunan ketajaman penglihatan, buta warna, dan sakit kepala yang intens.

7. Migrain
Penderita migrain sering mengeluh mengalami rasa sakit di belakang mata dan sakit kepala sebelah yang mulai berdenyut mulai dari intensitas sedang hingga parah. Pada sebagian orang, serangan migrain ini nampak hanya sebagian kali saja, tapi tersedia juga penderita lain yang mengalai migrain secara berulang atau juga sering. Jika Anda mengalami migrain, Anda dapat mengonsumsi obat penghilang rasa sakit layaknya ibuprofen, obat tekanan darah, antidepresan, obat antikejang, dan yang paling utama adalah istirahat.

8. Sinusitis
Sinusitis adalah inflamasi atau peradangan di dinding sinus. Namun tahukah Anda jikalau tersedia juga sejumlah rongga sinus di wajah dan kepala yang berpusat di kira-kira mata? Nah, sakit kepala di belakang mata ini merupakan sensasi umum yang sering berjalan akibat sinusitis. Kondisi ini dapat berjalan akibat terdapatnya alergi atau infeksi. Anda dapat menghilangkan rasa sakit bersama dengan gunakan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi.

9. Sakit kepala cluster
Sakit kepala cluster mengakibatkan rasa sakit luar biasa, bersifat tetap, intensif, tidak berdenyut di didalam kepala atau di belakang mata pada satu segi kepala. Pria mengalami tipe sakit kepala ini lebih sering dari pada wanita, tapi riwayat keluarga juga turut berperan.

Gejala yang paling umum berjalan jikalau seseorang mengalami sakit kepala cluster adalah serangan sakit kepala yang nampak secara tidak menentu dan ada masalah ditebak. Kadang sebagian bulan dapat bebas tanpa sakit kepala, tapi kadang nampak secara periodik sepanjang sebagian waktu.