Klinik Mata BekasiMata merupakan keliru satu panca indra yang paling perlu di dalam kehidupan manusia. Untuk itu, kesehatan mata merupakan perihal yang mesti dijaga; sebab bersama dengan mata yang sehat, Anda dapat nikmati keindahan alam ciptaan Tuhan yang begitu luar biasa, dan dapat meningkatkan rasa yakin diri Anda.

Sayangnya, kita sering kali diberikan informasi yang keliru tentang kesehatan mata. Bahkan tak jarang dari teman-teman dan keluarga dekat yang memang kurang telah turun temurun diberi informasi yang sifatnya hanya mitos tanpa bukti ilmiah yang jelas.

Untuk itu, kalau Anda mengidamkan miliki kesehatan mata yang optimal, jangan hingga Anda tidak dapat membedakan mana informasi yang benar atau salah.

Mitos paling umum seputar kesehatan mata
Berikut ini adalah lebih dari satu mitos dan fakta tentang kesehatan mata yang bisa saja telah sering Anda dengar:

1. Ingin mata sehat? Makan wortel yang banyak
Faktanya, wortel memang miliki kandungan vitamin A yang tinggi, supaya mengonsumsi wortel benar dapat memberi tambahan asupan vitamin A terhadap tubuh. Namun, vitamin A tidak hanya dapat ditemukan terhadap wortel saja, melainkan

terhitung terhadap susu, keju, telur, dan hati. Kandungan vitamin A yang tersedia terhadap wortel pun nyatanya lebih banyak berperan terhadap metabolisme sel-sel saraf yang tersedia di retina. Sehingga, kalau tersedia pemikiran bahwa bersama

dengan mengonsumsi wortel dapat mengurangi jumlah minus/plus/silinder, sudah pasti pendapat tersebut kurang tepat. Karena, bersama dengan atau tanpa wortel, Anda dapat miliki kesehatan mata yang optimal kalau miliki pola makan yang baik.

2. Menonton TV terlampau dekat dapat mengakibatkan kerusakan mata
Duduk terlampau dekat bersama dengan TV tidak seutuhnya dapat mengakibatkan kerusakan mata, melainkan dapat membuat kepala pusing. Hingga saat ini terhitung belum ditemukan bukti kuat yang mengatakan bahwa memirsa TV

terlampau dekat dapat mengakibatkan kerusakan mata. Yang ditemukan di dalam penelitian justru adalah, banyak anak memirsa TV dari jarak dekat sebab memang mata mereka telah bermasalah, supaya kalau mereka duduk bersama dengan jarak jauh dari TV, mereka tak dapat memandang bersama dengan jelas.

Baca Juga : Tips Memasang Lampu Ruangan Yang Nyaman Bagi Mata

3. Membaca di daerah gelap dapat mengakibatkan kerusakan mata
Sama halnya bersama dengan duduk terlampau dekat bersama dengan TV, membaca di daerah gelap tidak dapat

mengakibatkan kerusakan mata. Membaca di daerah gelap hanya dapat membuat mata jadi tegang dan cepat lelah sebab untuk memandang di daerah gelap, mata mesti berakomodasi maksimal supaya dapat memandang object bersama dengan jelas.

4. Kacamata atau softlens dapat membuat minus/plus/silinder bertambah
Faktanya, mata Anda tidak bakal jadi rusak atau jadi tambah parah hanya sebab memanfaatkan kacamata atau lensa kontak.

Bertambahnya minus/plus/silinder disebabkan oleh jarak retina ke lensa makin panjang seiring bertambahnya usia, bukan sebab memanfaatkan kacamata atau softlens.

5. Mata minus tidak dapat disembuhkan
Faktanya, 90% kerusakan terhadap mata dapat dicegah dan diobati. Saat nampak tanda-tanda layaknya penglihatan kabur

atau sakit mata, Anda mesti segera berkonsultasi kepada dokter mata. Sehingga, sehabis diketahui situasi mata dan penyebabnya, Anda dapat segera mengobati situasi tersebut.

6. Melihat panorama hijau dapat menyehatkan mata
Sayangnya, pendapat tersebut kurang tepat. Karena, memandang panorama hijau hanya dijalankan sebagai langkah untuk relaksasi mata, bukan untuk mengobati persoalan terhadap mata layaknya minus/plus. Seperti otot lainnya, otot mata butuh

untuk relaksasi, khususnya kalau mata terlampau sering digunakan untuk memandang satu fokus yang sama di dalam saat lama sebab dapat membuat mata lelah. Jadi kalau mata Anda sedang lelah, Anda dapat memandang panorama hijau untuk membuatnya lebih rileks.

Selain memandang panorama hijau, Anda terhitung dapat merubah fokus mata ke titik terjauh untuk lakukan relaksasi mata.

7. Pemanis buatan bakal membuat mata Anda lebih sensitif terhadap cahaya
Faktanya, mengonsumsi pemanis buatan bukan merupakan faktor utama yang dapat membuat mata Anda lebih sensitif terhadap cahaya, melainkan tersedia faktor lainnya layaknya antibiotik, pil KB, obat hipertensi, maupun obat obesitas.

8. Menggunakan lampu tidur dapat mengakibatkan kerusakan mata
Faktanya, memanfaatkan lampu tidur tidak dapat mengakibatkan kerusakan mata. Ternyata, memanfaatkan lampu tidur justru dapat menolong Anda belajar untuk fokus dan mengembangkan keterampilan koordinasi mata dikala bangun tidur.

9. Ke dokter mata hanya kalau tersedia keluhan/masalah terhadap mata
Faktanya, setiap orang dikehendaki dapat secara teratur memeriksakan mata; tersedia atau tidak tersedia keluhan/masalah

terhadap mata. Dengan ini, beraneka persoalan betul-betul terhadap mata, meskipun tidak tersedia gejala, dapat terdeteksi segera dan ditangani sebelum akan masalahnya telanjur serius.