Klinik Mata JakartaMata merupakan tidak benar satu organ tubuh vital yang kadang-kadang Anda lupakan kesehatannya. Cara melindungi kebugaran mata tidak cuma terbatas terhadap melindungi jarak pandang aman pas Anda menyaksikan TV atau membaca

buku saja. Apa yang Anda makan juga berpengaruh terhadap kebugaran mata Anda. Makanan apa saja yang kurang lebih mampu membantu melindungi indera penglihatan Anda?

Lutein dan zeaxanthin didalam sayuran hijau

Antioksidan dan phytonutrient yang terkandung terhadap sayuran hijau mampu menambahkan faedah bagi kebugaran mata. Bayam hijau, kale, collard, selada berdaun hijau gelap seperti selada romaine, serta brokoli merupakan sumber lutein dan

zeaxanthin yang baik. Lutein dan zeaxanthin bermanfaat untuk melindungi mata dari sinar bernergi tinggi yang mampu membahayakan mata, contohnya adalah sinar ultraviolet yang berasal dari sinar matahari. Menurut beberapa penelitian, lutein dan zeaxanthin membantu menambah mutu penglihatan lebih-lebih di situasi yang minim cahaya.

Tidak cuma itu, terkecuali Anda konsumsi makanan yang kaya dapat lutein dan zeaxanthin maka Anda mampu terhindar dari penyakit mata akibat umur lanjut. Mereka yang rajin makan sayur-sayuran hijau miliki mungkin 50% lebih rendah untuk mengalami katarak di sesudah itu hari.

Saat konsumsi sayuran hijau, Anda tidak cuma dapat mendapat lutein dan zeaxanthin saja tetapi juga beragam type vitamin lebih-lebih vitamin C dan vitamin E. Banyak penelitian yang memakai campuran lutein, zeaxanthin, vitamin C, dan vitamin E untuk menghindar beragam penyakit mata.

Seberapa banyak lutein dan zeaxanthin yang Anda butuhkan? Karena sifatnya yang bukan zat gizi melainkan phytonutrient, lutein dan zeaxanthin tidak miliki arahan konsumsi harian. Tetapi untuk melindungi kebugaran mata, menurut The American

Optometric Association, dibutuhkan lutein kurang lebih 10 mg per hari, dan 2 mg per hari untuk zeaxanthin. Pada 1 cangkir bayam telah terkandung 20,4 mg lutein dan zeaxanthin. Sementara terhadap 1 cup brokoli terkandung 1,6 mg lutein dan zeaxanthin. Kadar lutein dan zeaxanthin terbanyak ditemukan terhadap kale yaitu 23,8 mg per cup nya.

Beta karoten didalam makanan warna kuning dan oranye

Anjuran makan wortel untuk melindungi kebugaran mata tentu telah kerap Anda dengar. Ini sebab kadar beta karoten yang terkandung di dalamnya. Namun tidak cuma wortel, labu kuning dan ubi yang berwarna kuning cenderung oranye juga banyak

memiliki kandungan beta karoten sebab tak sekedar bermanfaat bagi kesehatan, karoten sekaligus bermanfaat untuk berikan warna kuning dan oranye terhadap makanan.

Baca Juga : Penyebab Mata Gatal Yang Bikin Anda Terus Mengucek Mata

Baik wortel, labu, maupun ubi sesungguhnya tidak serta merta memiliki kandungan vitamin A. Yang terkandung didalam makanan berupa bahan basic pembentuk vitamin A. Ada dua type bahan basic vitamin A yang terkandung terhadap makanan.

Yaitu preformed vitamin A yang terkandung terhadap pangan hewani (seperti ikan, daging, susu dan olahannya) dan prekursor vitamin A yang terkandung terhadap sayur dan buah didalam wujud beta karoten. Di tubuh, preformed dan prekursor vitamin A ini dapat diubah jadi vitamin A.

Banyaknya vitamin A yang direkomendasikan untuk dikonsumsi adalah 500-600 mcg per hari untuk orang dewasa. Namun hati-hati terkecuali yang Anda konsumsi adalah vitamin A didalam wujud preformed. Jika dikonsumsi berlebihan, preformed

vitamin A mampu mengakibatkan kasus kebugaran dan lebih-lebih beresiko bagi ibu hamil. Suplemen vitamin A yang dibuat dari preformed vitamin A kebanyakan miliki dosis tinggi dan terkecuali Anda tidak berkonsultasi dengan dokter lebih-lebih

dahulu bukan tidak mungkin Anda mampu mengalami overdosis vitamin A. Tetapi sebaliknya, konsumsi prekursor vitamin A didalam wujud beta karoten tidak miliki efek toksik bagi tubuh. Namun terkecuali benar-benar banyak, kulit Anda mampu sedikit berubah jadi kekuningan, tetapi setelah asupan beta karoten dikurangi warna kulit Anda dapat lagi seperti semula.

Asam lemak omega 3 terhadap ikan dan kacang-kacangan

Penelitian baru-baru ini mengungkap bahwa asam lemak omega 3 ternyata mampu menambah kebugaran mata. Asam lemak omega 3 yang dikonsumsi ibu sepanjang hamil berperan

didalam membantu perkembangan faedah penglihatan terhadap janin. Suatu penelitian di Kanada yang diterbitkan oleh America Journal of Clinical Nutrition mendapatkan bahwa bayi yang ibunya konsumsi suplemen omega 3 pas hamil ternyata miliki faedah penglihatan yang lebih baik terkecuali dibandingkan dengan bayi yang ibunya tidak konsumsi suplemen.

Bagi orang dewasa, asam lemak omega 3 mampu membantu melindungi mata dari beragam penyakit seperti menurunnya faedah otot mata dan sindrom mata kering. Asam lemak esensial lainnya juga bermanfaat untuk mengurangi risiko glaukoma

dan tekanan tinggi terhadap bola mata. Pada suatu penelitian di Eropa th. 2008, partisipan yang konsumsi ikan tinggi omega 3 (seperti salmon, tuna, mackerel) setidaknya seminggu sekali mempunya risiko 50% lebih rendah terkena neovascular, suatu

penyakit di mana pembuluh darah tumbuh terhadap retina dan mengakibatkan rusaknya terhadap sel retina yang peka dapat cahaya. Ini mengakibatkan munculnya blind spot.

Ikan, kacang-kacangan, dan minyak zaitun adalah type makanan yang kaya dapat asam lemak omega 3. Pilihlah ikan laut didalam seperti tuna dan salmon sebab ikan type ini kaya dapat omega 3. Kacang-kacangan seperti kacang mede dan almond

miliki asam lemak di didalam kandungannya. Tetapi type kacang yang paling banyak memiliki kandungan omega 3 adalah type walnut. Minyak yang berasal tumbuhan juga memiliki kandungan omega 3, minyak zaitun merupakan sumber omega 3 yang mudah didapat dan mampu Anda memakai sehari-hari untuk memasak.

Bagaimana dengan konsumsi suplemen omega 3?

Anda mampu saja beroleh asupan omega 3 dari suplemen terkecuali sukar bagi Anda untuk mendapatkan makanan yang kaya dapat omega 3. Tetapi sumber omega 3 yang berasal dari makanan mungkin lebih baik bagi Anda. Dua penelitian besar

yang dijalankan tentang kebugaran mata (Age-Related Eye Disease Study/AREDS dan AREDS2) mengungkap bahwa risiko menderita penyakit mata akibat umur tua terhadap mereka yang mendapat asupan omega 3 dari suplemen ternyata tidak

mirip dengan partisipan yang mendapat asupan omega 3 dari makanan sehari-hari. Omega 3 yang diperoleh dari makanan lebih efisien untuk mengurangi risiko penyakit mata akibat umur tua. Seseorang yang menjalankan pola makan sehat yang kaya dapat omega 3 miliki risiko lebih kecil terkecuali dibandingkan dengan yang konsumsi suplemen sepanjang 5 tahun.