021- 294 75 974 admin@vio.co.id

Pengembangan sistem penglihatan dimulai sebelum lahir dan berlanjut setelah kelahiran. Fungsi penglihatan mengalami perkembangan cepat selama 1 tahun pertama kehidupan. Pada usia 6 bulan, indera penglihatan menjadi lebih dominan dan membentuk dasar persepsi kognitif, dan sosial. Perkembangan visual sistem akan terus mengalami perkembangan dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan.

Dari lahir sampai sekitar berusia 6 tahun, sistem penglihatan kita sangat rentan terhadap kondisi yang menyebabkan input penglihatan/visual kabur atau penglihatan binocular yang terganggu. seperti amblyopia, kelainan refraksi, anisometropia, strabismus, congenital cataract dan kondisi lainnya yang menghalangi penglihatan. Gangguan ini dapat menyebabkan kelainan refraksi, yang jika tidak ditangani akan dapat menyebabkan hilangnya penglihatan. 

Pemeriksaan obyektif menunjukkan bahwa korteks visual mampu mencapai 20/20 pada usia 6 bulan, namun, kemampuan anak untuk menanggapi subyektif tes ketajaman penglihatan dipengaruhi oleh perkembangan verbal dan kognitif. Tetapi untuk beberapa anak, hal itu mungkin tidak terjadi sampai anak memasuki usia sekolah atau 5 tahun; oleh karena itu, penting untuk memilih test yang sesuai dengan usia mereka, Vio Optical Clinic dapat memfasilitasi pemeriksaan secara objektif untuk anak mulai dari usia 2 tahun. Penglihatan stereopsis muncul pertama kali di usia 3 – 4 bulan dan terus berkembang selama dua tahun pertama kehidupan.

EPIDEMIOLOGI DAN GANGGUAN PENGLIHATAN PADA ANAK

Ada banyak faktor yang mempengaruhi kondisi penglihatan mata anak atau penyakit sistemik yang mungkin terjadi di masa kecil yang dapat mempengaruhi perkembangan tajam penglihatan. Beberapa Faktor yang mempengaruhi kondisi penglihatan pada bayi dan anak-anak adalah: Kelainan refraksi (Hypermetropia, Miopia, dan Silindris, adalah penyebab paling umum dari Pengurangan tajam penglihatan yang bisa dikoreksi pada anak-anak.

Hypermetropia memiliki prevalensi tinggi di antara anak-anak sampai dengan usia 5 tahun, dengan lebih dari 20% diperkirakan memiliki ≥2.00 dioptri. Hyperopia (≥2.00D) dapat menjadi Faktor risiko yang signifikan untuk terjadi strabismus dan amblyopia sampai usia 5 tahun.

Miopia biasanya berkembang pada anak-anak, dimulai pada usia sekolah dan mengalami peningkatan sejalan dengan bertambah nya usia. Biasanya terjadi pada usia 7-16 tahun. Tingginya prevalensi kelainan refraksi miopia meningkatkan resiko terjadi nya Lattice degenerasi, Retina Tear, Retina Detachment (ablasio), katarak, glaukoma, dan degenerasi macula.

Astigmatism (Silindris) s/d -2.00D adalah umum pada anak di bawah 3 tahun. Studi menunjukkan bahwa 30- 50% bayi kurang dari usia 12 bulan memiliki Silindris (≥1.00D),yang menurun selama beberapa tahun pertama kehidupan, dan menjadi stabil pada usia 2-3 tahun.

VIO Optical Clinic adalah Pilihan yang terbaik untuk melakukan pemeriksaan mata untuk anak-anak. Dengan peralatan yang canggih serta lengkap untuk mendeteksi kelainan refraksi pada anak-anak, seperti autorefractometer untuk mengetahui kondisi kelainan refraski, juga test stereopisi, test buta warna, screening retina and tekanan bola mata. Disamping itu, Vio Optical Clinic, focus pada theraphy Ortho-K,

Ortho-K adalah theraphy yang mempunyai sukses rate paling besar, sampai dengan 80% untuk menahan laju kembang myopia dan Silinder. Selain itu, anak-anak yang mengikuti therapy Ortho-K tidak perlu lagi menggunakan kacamata mereka pada saat beraktivitas. Kunjungi segera VIO Optical Clinic untuk mengetahui lebih lanjut program Theraphy Ortho-K ini.

VIO Optical Clinic 

Ruko Asia Tropis AT 16 no 51

Kota Harapan Indah – Bekasi 

Telpon : 021- 294 75 974

Email : admin@vio.co.id

Office Hours

Monday – Sunday : 9:00 AM – 21:00 PM