Kelainan refraksi adalah kondisi dimana cahaya yang masuk ke dalam retina (bagian dalam bola mata) tidak tepat di retina, bayangan biasanya jatuh di depan ataupun di belakang retina, sehingga menyebapkan pandangan menjadi buram, berbayang ataupun sensitive terhadap cahaya. Kejadian kelainan refraksi dikoreksi dengan lensa minus, lensa cylinder ataupun lensa plus dan hal ini dapat terjadi pada semua usia,dari anak-anak sampai usia dewasa, khusus untuk anak-anak biasanya faktor-faktor penyebab terjadi nya kelainan refraksi adalah “trauma mata” yang dikarenakan oleh kebiasaan yang terjadi berulang-ulang secara terus menerus dengan jangka waktu yang lama. Contoh yang paling sering saya temui adalah, kelainan refraksi cylinder di karenakan potongan gaya rambut kekinian.

ataupun kebiasaan mengucek dengan keras sehingga menyebabkan mata merah dan trauma pada kornea, yang menyebapkan perubahan bentuk kornea. Kebiasaan mengucek mata diyakini adalah salah satu faktor penyebap terjadi nya penyakit keratoconus, selain dari perubahan bentuk kornea yaitu cylinder.

Bulu mata yang panjang adalah kelihatan lebih lucu dan cantik pada anak-anak, tetapi perlu di ingat bahwa Pertumbuhan bulu mata yang berlebihan juga dapat menyebapkan terjadi nya trauma mata, khusus nya kornea yang membuat bentuk kornea menjadi cylinder.

Dan yang paling tidak disadari adalah “menangis”. Menangis diyakini memberikan kontribusi terhadap kelainan refraksi minus dan cylinder, hal ini dikarenakan pada saat anak menangis terjadi penekanan dari kelopak mata yang apabila di biarkan dan sering terjadi maka akan membuat bentuk kornea mata menjadi cylinder.

Karena itu, adalah sangat di rekomendasikan untuk : STOP mengucek mata, Hilangkan faktor resiko gatal yang dapat menyebapkan anak mengucek, (ex: allergy terhadap debu). Edukasi dan berikan penjelasan kepada anak untuk segera melaporkan kepada orang tua, apabila mata mereka gatal. Cara yang paling effective dan paling aman adalah mencuci muka dan mata dengan sabun yang tidak pedih di mata (baby Shampo) dan dapat di lanjutkan dengan compress dingin. Apakah uraian diatas cukup membantu anda dalam memahami Faktor kebiasaan yang dapat mengakibatkan terjadi nya Kelainan Refraksi? Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut. Silahkan menghubungi VIO Optical Clinic.

VIO Optical Clinic 

Ruko Asia Tropis AT 16 no 51

Kota Harapan Indah – Bekasi 

Telpon : 021- 294 75 974

Email : admin@vio.co.id

Office Hours

Monday – Sunday : 9:00 AM – 21:00 PM