13 Reasons Why You May Have Red Eyes!

Istilah mata merah digunakan untuk mendeskripsikan “bloodshot eyes”. Bloodshot eyes pada umumnya tidak menimbulkan rasa sakit dan berkembang ke pembuluh darah yang berada dekat di permukaan mata kemudian membesar dan melebar. Hal-hal yang buruk bisa menyebabkan mata anda meradang dan iritasi, jadi anda disarankan untuk mengeceknya ke dokter.

 

Banyak orang menderita mata merah sesekali, tapi mata merah bukanlah sesuatu yang normal. Jika anda mengalami Bloodshot Eyes, anda pasti mengira-ngira apa yang sebenarnya menyebabkan mata anda bisa menjadi iritasi. Di bawah ini merupakan penyebab-penyebab umum, da nada penanganan pertama yang anda bisa lakukan jika hal ini terjadi pada mata anda.

 

  1. Mata Kering

Salah satu penyebab umum mengapa anda mengalami Bloodshot Eyes adalah mata kering. Hal ini bisa terjadi karena tidak adanya air mata alami untuk melumasi lapisan depan mata. Ketika mata anda menjadi kering, otomatis mata anda akan menjadi merah dan iritasi.

Mata kering bisa juga terjadi ketika anda menatap layar komputer terlalu lama, ketika anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk tidur, atau anda menggunakan lensa kontak terlalu lama. Anda juga bisa mengalami mata kering jika anda mengkonsumsi obat-obatan yang ekstrim. Perubahan hormone yang terjadi pada tubuh anda bisa juga menyebabkan mata kering dan iritasi. Mata kering juga bisa berkembang jika kelenjar yang menghasilkan air mata tersumbat keringat dan air.

 

Apa yang harus dilakukan?

Jika mata anda mengalami kemerahan saat mata kering, ini dibisa ditolong dengan menggunakan obat tetes mata yang akan melumasi mata anda supaya tidak kering lagi. Tentunya obat tetes mata ini bisa dicara di klinik atau apotik terdekat yang tentunya harus sesuai dengan rekomendasi ahli.

 

  1. Pink Eye

Salah satu penyebab mata merah adalah Pink Eye atau konjungtivitis. Ini adalah peradangan atau infeksi pada pelindung yang melaipisi bagian depan mata.

Pink Eye bisa terjadi karena alergi, bakteri, virus, atau zat beracun. Ini hal yang umum tapi tidak terlalu serius.

 

Apa yang harus dilakukan?

Anda harus segera mengeceknya ke dokter. Dokter atau ahli kesehatan mata akan mendeteksi penyebab Pink Eye pada mata anda, dan akan memberikan obat tetes antibiotic yang tepat untuk mengobati mata anda. Perlu anda ketahui bahwa Pink Eye lebih baik diobati dengan antibiotik.

 

  1. Blepharitis

Blepharitis menyebabkan peradangan pada kelopak mata dan bulu mata aau bisa saja terjadi karena kelopak mata yang tidak higienis. Kelenjar kelopak mata yang berminyak,  alergi, atau kutu pada bulu mata adalah penyebab umum terjadinya Blepharitis.

Jika anda mengalami Blepharitis, anda merasakan seperti ada pasir atau sensasi rterbakar pada mata anda, air mata yang berlebihan, gatal, mata merah dan bengkak, mata kering, atau mengerasnya kelopak mata anda.  Kondisi ini tidak menular dan tidak menyebabkan kerusakan permanen pada penglihatan anda.

 

Apa yang harus dilakukan?

Kelopak mata yang higienis itu sangat penting, termasuk membersihkannya secara rutin. Jika tidak membantu sama sekali, disarankan anda segera menemui ahli kesehatan mata anda untuk pengobatan dan treatment yang lebih baik.

 

  1. Uveitis

Uveitis, atau peradangan pada area uvea mata, bisa menyebabkan kemerahan, rasa sakit, pandangan buram, dan sensitive terhadap cahaya. Gejala seperti ini bisa muncul secara tiba-tiba dan bisa memburuk secara cepat.

 

Apa yang harus dilakukan?

Uveitis harus segera cepat ditangani karena bisa menyebabkan beberapa komplikasi seperti glukoma, luka pada retina, dan penyakit berbahaya lainnya.

Segera temui dokter atau ahli kesehatan mata anda untuk mendapatkan penanganan terbaik, seperti steroid untuk meredakan pembengkakan.

 

  1. Seringnya menggunakan obat tetes mata

Apa anda menggunakan obat tetes mata ketika bangun tidur karena mata merah? Herannya, keseringan memakai obat tetes mata untuk menyingkirkan mata merah bisa membuat mata anda semakin merah. Penggunaan obat tetes mata secara berlebihan bisa menyebabkan “Rebound Dilation” pada pembuluh darah di mata yang membuat Blooshot Eyes pada mata.

Sebelum menaruh obat tetes mata, ada baiknya anda harus berkonsultasi dulu dengan ahli kesehatan mata anda untuk diidentifikasi terlebih dahulu penyebab utamanya mata anda merah.

 

  1. Pengguna lensa kontak

Menggunakan lensa kontak bisa membuat mata anda menjadi merah. Untuk sebagian orang, mudah sekali mengalami mata merah ketika menggunakan softlens.

 

Apa yang harus dilakukan?

Jika anda merasa tidak nyaman menggunakan lensa kontak, anda perlu menggunakan obat tetes mata yang tepat. Obat tetes ini diformulasikan untuk lensa kontak dan membuat mata lega dari mata kering.

 

  1. Luka

Kemerahan kadang kala terjadi ketika mata anda sedang terluka. Mata yang terluka sama saja seperti tertusuk tongkat mascara atau tidak sengaja mengusap mata dengan kuku yang tajam.

Ketika mata anda terluka, pembuluh darah dalam mata melebar membawa darah dan sel-sel untuk memperbaiki lukanya. Ini juga bisa menjadi pertanda bahwa ada sesuatu pada mata anda. Seger kunjungi dokter supaya tidak semakin memburuk.

 

  1. Corneal Ulcer atau infeksi

Jika kornea mata terinfeksi, pembuluh darah terdekat melebar dan bengkak saat sel-sel masuk untuk membantu melawan infeksi. Sel-sel ini yang membuat kemerahan pada mata.

Hal ini terjadi karena kornea itu avascular, yang artinya normal, kornea tidak memiliki pembuluh darah di dalamnya. Kornea mendapat banyaknya oksigen dan nutrisi dari air mata dan atmosfir luar. Dengan adanya infeksi kornea, pembuluh darah terdekat melebar untuk mendapatkan sel-sel inflamasi penting ke tempat tujuannya secara cepat.

 

Apa yang harus dilakukan?

Penanganan Corneal Ulcer harus dilakukan dengan segera untuk mencegah kemungkinan kehilangan pandangan atau kebutaan. Penanganannya melibatkan antibiotic dan juga pengobatan antiviral atau antifungal atau steroid.

 

  1. Pendarahan Subkonjungtival

Pendarahan konjungtival menyebabkan bagian putih mata menjadi benar-benar merah. Hal ini terjadi ketika salah satu pembuluh darah pecah di bawah konjungtiva, lapisan transparan yang melapisi bagian putih mata.

Darah tidak memiliki tempat untuk dituju, jadinya malah menyebar, seperti saus di dalam kantong plastic. Jika pembuluhnya mengeluarkan banyak darah, darah-darahnya bisa menimbulkan pendarahan subkonjungtival yang bulat dimana banyak darah berkumpul sehingga mata nampaknya bengkak seperti menjorok keluar.

Pendarahan subkonjungtival bisa terlihat menyeramkan, tapi biasanya tidak menimbulkan kerusakan permanen pada mata. Terlalu lelah, mengangkat sesuatu yang berat, bersin adalah penyebab utamanya.

 

Apa yang harus dilakukan?

Darah pada mata anda bisa terlihat sangat menyeramkan, tapi ini bukan suatu peringatan, apalagi kalu anda tidak mengalami rasa sakit yang parah.

Bagaimanapun juga, buatlah appointment dengan ahli kesehatan mata anda. Mereka akan mengecek mata anda secara komprehensif dan memastikan tidak ada kerusakan yang lain. Menghitung tekanan pada mata anda dan melihat kondisi dalam mata anda juga membantu mengecek kondisinya supaya tidak ada kerusakan lain.

 

  1. Glukoma akut

Kadang kala mata merah bisa menjadi pertanda masalah yang serius. Salah satunya adalah Glukoma Akut, dimana kondisi ini memerlukan penanganan medis yang sangat serius. Hal ini terjadi jika tekanan cairan yang ada di dalam meningkat secara cepat. Tipe glukoma akut seperti bisa menyebabkan kemerahan pada mata secara tiba-tiba, rasa sakit, pandangan yang buram (yang biasanya hanya terjadi pada satu mata saja) Oleh sebab itu segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan secepatnya.

 

  1. Episcleritis

Masalah lain yang membuat mata merah atau terkena bloodshot eyes adalah episcleritis. Ini merupakan peradangan yang terjadi pada lapisan tipis yang terletak diantara konjungtiva dan sclera.

Episcleritis menyebabkan sakit mata ringan dan iritasi disertai dengan mata merah. Terkadang mata terasa lembut ketika disentuh. Walaupun sakitnya akan hilang dengan sendirinya, namun lebih baik diobati juga dengan steroid topical.

 

  1. Alergi

Anda bisa saja mengalami Bloodshot Eyes karena alergi. Mata merah yang disertai dengan rasa gantal dan sensasi terbakar itu disebabkan oleh alergi. Mata anda menjadi merah karena pembuluh darah di depan mata melebar dan menjadi besar. Cairan menumpuk dan menyebabkan pembengkakan.

Penanganan alergi yang standar bisa meredakan kemerahan pada mata. Temuilah dokter sehingga mereka bisa merekomendasikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi anda.

 

  1. Alcohol

Mengonsumsi alcohol bisa menyebabkan kemerahan pada mata. Alkohon bisa menyebabkan vasolidasi yang menyebabkan pembuluh darah pada bagian putih mata semakin membesar dan terlihat. Alkohol pun bisa membuat kita menjadi dehidrasi dan membuat mata nampak lelah dan kemerahan.

 

Jika anda memiliki gejala di atas segera hubungi kami untuk Pemeriksaan Lengkap dan Treatment terbaik untuk anda!

 

Call us now!

021-29475974 Office

089502092881 WA and Free Consultation

Line: @viooptical

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *