DRY EYE / Mata kering

 

Dry eye atau Mata kering adalah kondisi ketika air mata tidak mampu memberi kelembaban yang cukup untuk menjaga mata agar tetap lembab dan  terlindungi.

 Air mata tidak memadai karena berbagai alasan, antara lain karena  air mata tidak dihasilkan cukup banyak atau kualitas air mata berkualitas rendah.

 Mata yang sehat seharus nya terus  dan bisa menutupi lapisan permukaan mata  yang fungsi nya adalah untuk menghaluskan permukaan mata dan memperlambat penguapan air.

 Hal ini mengakibatkan Mata kering , dan terjadi ketika salah satu dari ketiga komponen tersebut tidak seimbang.

 Penyebab Mata kering juga dapat terjadi karena faktor lingkungan seperti cuaca yang panas, dan kering yang akibat nya mengeringkan air mata.

 Penderita mata kering sering merasa tidak nyaman  dengan kondisi mata nya, hal yang sering di rasakan adalah termasuk iritasi, peradangan, atau merasakan adanya “sesuatu” di mata.

 Tanda mata kering yang biasanya memengaruhi kedua mata antara lain sensasi terbakar atau gatal menyengat di mata, berserabut lendir di dalam atau di sekitar mata, peningkatan iritasi mata karena asap atau angin, mata lelah setelah membaca sebentar saja, kepekaan terhadap cahaya, kesulitan memakai lensa kontak, air mata membanjir tiba-tiba yang berarti mata berusaha untuk mengimbangi kurangnya produksi air mata, penglihatan kabur dan sering memburuk pada sore atau malam hari atau setelah fokus dalam waktu lama.

Mata kering dapat disebabkan oleh beberapa faktor termasuk yang berkaitan dengan kurangnya air mata dan kurangnya kelembaban dalam mata. Penyebab umum lain adalah penuaan. Semakin berumur, produksi air mata semakin kurang produktif yang berarti kelembaban semakin berkurang untuk mata. Air mata mungkin juga menguap dengan cepat.

 Wanita menjelang menopause kemungkinan besar juga menghadapi mata kering karena peningkatan hormon. Faktor lain adalah penyumbatan saluran air mata atau karena obat yang menyebabkan kurangnya produksi air mata. Beberapa jenis obat yang menyebabkan mata kering antara lain obat tekanan darah tinggi, antihistamin dan dekongestan, pil KB, beberapa antidepresan, penghilang nyeri seperti ibuprofen dan naproxen, dan Isotretinoin untuk pengobatan jerawat.

Faktor lingkungan juga dapat menyebabkan mata mengering. Contohnya udara berdebu, cuaca kering atau berangin, atau asap seperti asap rokok yang dapat menguapkan air mata jauh lebih cepat atau menghambat efektivitas produksi air mata. Hal ini terutama terjadi pada pemakai lensa kontak karena lensa menyerap pelumasan dari air mata. Menonton TV, menggunakan laptop, atau menjahit untuk durasi yang lama dapat menyebabkan ketegangan mata dan mata kering.

 Kondisi pribadi juga dapat menyebabkan mata kering, misalnya kekurangan vitamin A, beberapa obat, dan beberapa penyakit juga dapat menyebabkan mata kering, seperti kondisi yang membuat mata tidak dapat menghasilkan cukup air mata disebut keratoconjunctivitis sicca, diabetes, rheumatoid arthritis, lupus, skleroderma, sindroma sjogren, atau gangguan tiroid. Tidur yang tidak memadai atau insomnia juga dapat menyebabkan mata kering, karena mata tidak diizinkan untuk istirahat dan cenderung mengering lebih cepat.

 Mereka yang baru saja menjalani perawatan mata dengan laser juga mengalami gejala mata kering yang terkait dengan prosedur ini, namun biasanya bersifat sementara. Sebab lain adalah kerusakan pada kelenjar air mata karena peradangan atau radiasi yang dapat menghambat produksi air mata.

 Jika Anda memiliki masalah dengan kelopak mata yang membuatnya sulit untuk berkedip, air mata tidak dapat tersebar di mata secara memadai atau air mata menguap terlalu cepat.

 Kebanyakan orang tidak mengalami komplikasi serius yang disebabkan oleh mata kering. Kemungkinan komplikasi yang terjadi antara lain lebih sering terjadi infeksi mata. Jika tidak diobati, mata kering parah dapat menyebabkan radang mata atau jaringan parut pada permukaan kornea dan masalah penglihatan.

 Terapi mata kering

  • Untuk kasus ringan mata kering dapat dihilangkan dengan obat tetes mata yang dijual bebas yang mengandung air mata buatan. tetapi Sebaiknya tanyakan dulu ke dokter obat yang cocok untuk Anda.
  • Mengonsumsi makanan yang kaya asam lemak omega-3, yang bisa ditemukan dalam minyak ikan dan sayur, seperti minyak canola, minyak kedelai, minyak biji rami, kenari, ikan salmon, tuna, ikan kembung, sarden atau telur dari ayam.
  • Hindari udara bertiup di mata. Jangan langsung mengarahkan mata ke pengering rambut, pemanas mobil, AC atau kipas angin.
  • Memakai kacamata pelindung pada saat kondisi berangin dan saat berenang.
  • Sering-sering meluangkan waktu untuk mengistirahatkan mata sejenak di tengah-tengah kegiatan padat. Jika Anda membaca atau melakukan tugas lain yang memerlukan konsentrasi visual, lakukan istirahat mata dengan menutup mata selama beberapa menit, atau berkedip berulang kali selama beberapa detik untuk membantu menyebarkan air mata secara merata di atas mata.
  • Posisikan layar komputer di bawah tingkat mata agar Anda tidak perlu membuka mata lebih lebar sehingga memperlambat penguapan air mata.
  • Berhenti merokok atau tidak merokok sama sekali dan hindari asap. Asap dapat memperburuk gejala kering mata.
  • Jangan terlalu sering menggosok mata.
  • Sesekali berkediplah dengan sengaja beberapa kali untuk meratakan air mata di atas mata.

Kunjungi segera VIO Optical Clinic apabila Anda ingin berkonsultasi tentang bagaimana menjaga mata agar tetap sehat dan terjaga optimal.

VIO OPTICAL CLINIC

Ruko Asia Tropis blok AT 16 no. 51

Kota Harapan Indah Bekasi

Tel: 021 – 294 75 974, 0812 8784 0643 (telp/WA)

Opening Hour : 09.00 -21.00

Optometrist Schedule :

Monday – Friday : 17:00 – 21:00

Saturday – Sunday : By Appointment